15 May 2022, 15:55 WIB

Erick Thohir Dorong Anak Muda Manfaatkan Momentum Digitalisasi


Mediaindonesia.com | Ekonomi

DOK Pribadi.
 DOK Pribadi.
Erick Tohir memberikan kuliah umumnya di Universitas PGRI Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (15/5).

MENTERI BUMN Erick Thohir meminta anak muda memanfaatkan disrupsi digital sebagai peluang. Menurut Erick, hadirnya disrupsi digital akan memformat ulang banyak industri dan ekonomi. 

Erick menilai hal tersebut sebagai peluang yang dapat dimanfaatkan anak muda untuk dapat bersaing. Akibat disrupsi banyak pekerjaan hilang dibandingkan yang tumbuh. Artinya akan terjadi perubahan signifikan dalam hal pekerjaan. "Ini yang perlu diantisipasi," ujar Erick dalam kuliah umumnya di Universitas PGRI Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (15/5).

Erick pun menggarisbawahi kenyataan bahwa dari 10 perusahaan terbesar di dunia, tujuh di antaranya perusahaan teknologi. Erick menilai hal itu menjadi sinyal terjadi perubahan besar dalam industri bahwa kini nilai eksplorasi sumber daya manusia sudah melebihi industri sumber daya alam. 

Erick pun meminta agar digitalisasi tidak membuat anak muda pasif. "Kita sudah menghadapi first wave dengan hadirnya media online. Kemudian second wave dengan hadirnya beragam aplikasi. Kemudian third wave dengan hadirnya metaverse. Jangan sampai semua ini jadi sekadar arena yang dikuasai produk asing," ujar Erick. 

Oleh karena itu Erick memandang sudah menjadi keharusan bagi anak muda Indonesia untuk menekuni teknologi khususnya digital. Dengan anak muda yang menguasai seluk beluk teknologi digital, Erick optimistis Indonesia akan semakin mampu bersaing dalam percaturan ekonomi dunia yang baru. 

Baca juga: Apa Kepanjangan SWDKLLJ pada STNK? Pengertian hingga Cara Klaimnya

Erick merujuk pula kenyataan bahwa Indonesia kini mayoritas penduduknya berusia muda. Meleknya anak muda pada digitalisasi akan menjadi kekuatan utama dalam merepons disrupsi teknologi. Sebab bagi Erick disrupsi digital merupakan peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi kekuatan ekonomi dunia pada 2045.  "Insyaallah kita akan terus tumbuh pada 2045 menjadi salah satu kekuatan utama ekonomi dunia," ujar Erick. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT