10 May 2022, 17:20 WIB

Bulog Pastikan Daging Kerbau asal India Bebas PMK


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

ANTARA/M RISYAL HIDAYAT
 ANTARA/M RISYAL HIDAYAT
Direktur Utama Perum BULOG, Budi Waseso (kiri) menunjukkan daging kerbau impor yang tiba di Terminal Mustika Alam Lestari, Tanjung Priok.

PERUSAHAAN Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) memastikan daging kerbau asal India yang diimpor oleh Indonesia bebas dari penyakit mulut dan kulit (PMK). Apalagi perusahaan telah memperketat pengawasan dan pemeriksaan kualitas daging.

"Bisa saya sampaikan daging yang kita impor ini aman, sangat aman. Karena selama ini tidak ada ditemukan (PMK)," ujar Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (10/5).

Importasi daging kerbau dari India juga telah dilakukan Indonesia sejak 2016. Hingga saat ini, perusahaan belum mendapati daging kerbau yang dideteksi memiliki PMK.

Terlebih selama mengimpor daging kerbau dari India, Bulog melakukan prosedur dan pemeriksaan yang ketat. Dus, bila kedapatan daging impor tersebut terindikasi penyakit, maka kegiatan impor akan dihentikan sementara.

"Pasti kita menjaga kualitas daging ini aman," tutur Budi.

Baca juga:Bulog Pastikan Mampu Hadapi Kebutuhan Pangan

Tahun ini, lanjut pria yang karib disapa Buwas itu, perusahaan telah mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk mengimpor 100 ribu ton daging kerbau beku asal India.

Impor daging kerbau dilakukan sebagai alternatif dan menjaga stabilitas harga. Sejauh ini sekitar 16 ribu ton daging kerbau beku asal India sudah masuk ke Indonesia pada April 2022.

Sedangkan selama triwulan I 2022, perusahaan telah menjalankan penugasan impor daging kerbau sebanyak 20 ribu ton. Dengan demikian, perusahaan telah mengimpor 36 ribu ton daging kerbau dari total kuota impor tahun ini. (A-2)

BERITA TERKAIT