10 May 2022, 17:18 WIB

Pyridam Farma dan Entitas Anaknya Catatkan Penjualan Bersih Naik 127%


mediaindonesia.com | Ekonomi

Ist
 Ist
Karyawan menunjukkan monitor laptop yang menampilkan produk dari PT Pyridam Farma Tbk. 

PT Pyridam Farma Tbk. dan entitas anaknya (PYFA Group) mencatatkan kenaikan penjualan bersih yang signifikan dengan peningkatan 127% menjadi Rp 630,5 miliar pada tahun 2021 dibandingkan dengan Rp 277,4 miliar pada tahun 2020.

Kenaikan penjualan bersih ini jauh melampaui target perseroan pada tahun 2021 yaitu untuk meningkatkan penjualan bersih minimal 50% dari tahun sebelumnya.

Porsi kontribusi terbesar penjualan bersih PYFA Group masih berasal dari produk farmasi dan maklon sebanyak 76%. Adapun 24% sisanya berasal dari produk kesehatan.

Meski kontribusinya belum seberapa, namun penjualan bersih produk kesehatan PYFA Group naik siginifikan hingga 308% atau empat kali lipat dari tahun sebelumnya.

Baca juga: Laba Bersih Produsen Alat Kebersihan Klinko Naik 46%

“Di tahun 2021, penjualan dan EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) naik dikarenakan perseroan melakukan banyak inovasi dari segi produk dan juga peningkatan efisiensi dari segi operasional," kata Direktur PYFA Group, Yenfrino Gunadi, dalam keterangan pers, Selasa (19/5)

"Hal ini tentu memacu kami ke depannya untuk terus menghadirkan produk yang terbaik untuk memajukan industri healthcare di Indonesia.” Kata Yenfrino Gunadi selaku Direktur PYFA Group,” jelas Yenfrino.

Peningkatan signifikan juga terjadi pada EBITDA yang dicatat Perseroan pada tahun 2021, yaitu meningkat sebesar 85% dari tahun 2020.

Sementara itu, rasio beban operasional terhadap penjualan bersih mengalami penurunan dari 48% pada tahun 2020 menjadi 35% pada tahun 2021 yang menandakan adanya peningkatan efisiensi biaya Perseroan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

PYFA Group akan terus melakukan inovasi baru dengan bertambahnya produk innovator baru dan juga kerja sama dengan perusahaan farmasi lainnya seperti Mundipharma, Daewoong Pharma, dan Merz untuk menghadirkan produk unggulan guna memajukan industri healthcare di Indonesia. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT