04 May 2022, 19:51 WIB

INFA Sediakan 53 Kapal di 7 Lintasan Penyebrangan


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

Antara
 Antara
 Sejumlah pemudik keluar dari salah satu kapal Feri yang baru tiba di Pelabuhan Penyeberangan Bolok Kupang, NTT, Sabtu (30/4).

KETUA Umum Indonesian National Ferry Owner Association (INFA) Julius Adravida Barata mengungkapkan, asosiasi menyediakan 53 kapal dengan kapasitas di atas 5.000 gross tonnage (GT) di 7 lintas penyebarangan pada periode mudik tahun ini.

"Dari INFA secara umum kita itu ada 53 kapal yang terlibat di 7 hingga 8 lintas penyebrangan. Terutama yang paling besar itu kapal kita ada di Merak-Bakauheni. Ada 12 kapal di sana yang dioperasikan," ujarnya saat dihubungi, Rabu (4/5).

Total kapal yang beroperasi di lintasan Merak-Bakauheni, kata Barata, ada sekitar 40 kapal. Jumlah itu dinilai mampu menampung arus mudik dan arus balik pada tahun ini. Pasalnya, kapal yang bisa beroperasi ialah kapal bermuatan besar di atas 5.000 GT.

"Kemampuan lintas Merak-Bakauheni kalau tidak bersamaan pada waktu yang sama itu pasti bisa mencukupi. Hanya, masalahnya adalah kalau penyebrangan itu dilakukan bersamaan di 7 dermaga yang ada dalam arus balik pada 5-6 Mei nanti," terangnya.

Namun biasanya, lanjut Barata, bila memang jumlah kapal di lintasan tersebut tak mencukupi, pemerintah akan membuka lintasan tambahan sebagai antisipasi. Akan tetapi, kapal yang dapat melintas di jalur Jiwan-Panjang perlu memiliki kriteria tertentu.

Sebab pelabuhan yang ada di lintasan Jiwan-Panjang bukanlah pelabuhan penyebrangan, tapi pelabuhan laut. "Siapa yang akan bertugas di lintasan Jiwan-Panjang itu juga akan diatur oleh pemerintah dan kesesuaian kapal. Karena itu pelabuhan laut, bukan pelabuhan penyebrangan, tentu ada kapal tertentu yang bisa melewati lintasan tersebut," terang Barata.

"Mudah-mudahan dengan pembagian dan pengaturan dari pemerintah, itu (arus balik) bisa berjalan dengan baik," pungkasnya. (E-3)

BERITA TERKAIT