04 May 2022, 19:23 WIB

Perekonomian Membaik, Bisnis Penyewaan Kapal Makin Ramai


Mediaindonesia.com | Ekonomi

Dok. BSML
 Dok. BSML
ilustrasi bisnis penyewaan kapal

KONDISI perekonomian yang terus membaik di tengah penanganan pandemi Covid-19 yang terus terkendali, ikut mendongkrak berbagai sektor bisnis, termasuk bisnis penyewaan kapal. Hal itu terlihat dari catatan kinerja PT Bintang Samudera Mandiri Lines (BSML) yang mencatatkan peningkatan pendapatan usaha yang melesat di 2021. 

Persentase peningkatan bisnis BSML mencapai 126,84% dengan nilai sebesar Rp61,16 Miliar. Angka ini berbanding jauh dengan pendapatan 2020 sebesar Rp26,96 Miliar.

Berdasarkan laporan keuangan yang terlampir pada Bursa Efek Indonesia (BEI), mayoritas pendapatan usaha BSML berasal dari pendapatan sewa time charter (TC) senilai Rp51,55 Miliar, dengan persentase 84,3%, dan sisanya 15% berasal dari sewa fright charter (FC) senilai Rp9,32 Miliar serta perdagangan 0,5% sebesar Rp.0,29 Miliar.

Apabila dirinci kenaikan pendapatan usaha juga diikuti oleh lonjakan beban pokok BSML sebesar 149,90% (yoy) menjadi Rp44,2 Miliar di 2021, dari angka sebelumnya Rp17,69 Miliar pada 2020 lalu. Periode 2021, beban usaha BSML juga meningkat 53.11% menjadi Rp6,29 Miliar, sedangkan di tahun sebelumnya perusahaan ini memiliki beban usaha sebesar Rp4,11 Miliar. 

Baca juga : Pedagang Akui Masih Jual Minyak Goreng Curah di atas Rp14 Ribu

"Hal itu juga yang memicu kenaikan biaya keuangan dari Rp4,46 Miliar di tahun lalu menjadi RP5,56 Miliar pada tahun 2021," tulis manajemen BSML dalam keterangannya.

Laba bersih BSML meningkat signifikan pada 2021 yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp4,38 Miliar. Nilai ini melonjak drastis mencapai 921,24% (yoy) dari pencapaian laba di tahun sebelumnya dengan nilai Rp428.55 juta. 

Hingga akhir 2021, BSML memiliki total liabilitas sebesar Rp154,13 Miliar, sedangkan di 2020 senilai Rp158,56 Miliar. Total ekuitas BSML tumbuh 84,76% dari 51,19 Miliar di 2020 menjadi Rp94,58 Miliar di 2021 berkat tambahan modal dari hasil penawaran saham perdana dan akumulasi laba berjalan. 

"Alhasil, kinerja tersebut menopang pertumbuhan total aset BSML secara konsolidasian hingga akhir tahun 2021 dengan nilai mencapai Rp248,69 Miliar atau tumbuh 18,56% (yoy) dari nilai di tahun sebelumnya sebesar Rp209,75 Miliar," pungkas BSML. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT