27 April 2022, 14:20 WIB

Realisasi Investasi Kuartal I 2022 Capai Rp282,4 Triliun


Despian Nurhidayat | Ekonomi

MI/Andri Widiyanto
 MI/Andri Widiyanto
Lanskap perkotaan terlihat dari kawasan Kuningan, Jakarta.

KEMENTERIAN Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi pada kuartal I 2022 sebesar Rp282,4 triliun. 

Angka tersebut meningkat 16,9% jika dibandingkan kuartal sebelumnya dan juga tumbuh 28,5% jika dibandingkan kuartal I 2021. Penyerapan tenaga kerja pada kuartal I 2022 pun tercatat mencapai 319.013 orang.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa capaian ini memecahkan rekor selama 10 tahun terakhir. Pertumbuhan investasi baik secara kuartal maupun tahunan dapat tumbuh di atas 16%.

"Ini menunjukkan bahwa kebijakan negara dalam meramu strategi investasi sudah on the track. Memberikan kepastian dan rasa yang berbeda untuk investor menanamkan investasinya, baik dalam maupun luar negeri," kata Bahlil dalam konferensi pers secara daring, Rabu (27/4).

Baca juga: Kuartal I 2022, Penerimaan Negara dari Hulu Migas Capai Rp62 Triliun

Pada kuartal I 2022, lanjut dia, penanaman modal asing (PMA) mencapai 52,1% dari total investasi atau setara dengan Rp147,2 triliun. Sementara itu, penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai 47,9% atau berkisar Rp135,2 triliun.

Tingginya realisasi investasi PMA juga menunjukkan bahwa sejumlah negara masih memiliki kepercayaan tinggi untuk berinvestasi di Indonesia. "Global sudah mulai nyaman dan yakin terhadap stabilitas kebijakan negara dalam mendorong investasi masuk ke Indonesia," jelas Bahlil.

"Ini buktinya secara tahunan naik 31% untuk PMA dan PMDN 25,1%. Jadi dapat kita lihat keduanya dapat tumbuh dan memang ini yang kita inginkan untuk mencapai investasi yang berkualitas," imbuhnya.

Sebaran investasi di luar Pulau Jawa pada kuartal I 2022 tercatat mencapai 52,7% dari total investasi atau setara Rp148,7 triliun. Sementara itu, di Pulau Jawa mencapai 47,3% atau setara Rp1337,7 triliun.

Baca juga: Jagat Media Sosial Dihebohkan Luhut, Elon Musk, dan Kopiko

Secara sektoral, investasi terbesar pada kuartal I 2022 ini berada pada industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya yang mencapai Rp39,7 triliun. 

Lalu, transportasi, gudang dan telekomunikasi Rp39,5 triliun, berikut pertambangan Rp33,2 triliun. Kemudian, sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran sebesar Rp24,9 triliun. Terakhir, sektor listrik, gas dan air sebesar Rp23,1 triliun.

Adapun lima besar negara yang melakukan investasi ke Indonesia, yakni US$3,6 miliar, Hong Kong US$1,5 miliar, Tiongkok US$ 1,4 miliar, Jepang US$800 juta dan Amerika Serikat US$600 juta. Sejauh ini, ada 30 perusahaan yang memiliki kepastian untuk melakukan relokasi usaha ke Indonesia.

Total rencana investasi tersebut mencapai US$9,4 miliar, dengan serapan tenaga kerjan mencapai 141.680. Melihat realisasi investasi kuartal I 2022, Bahlil optimistis realisasi investasi pada akhir tahun dapat mencapai target.(OL-11)

BERITA TERKAIT