25 April 2022, 14:31 WIB

Stok Aman, Konsumsi Elpiji Diperkirakan Melonjak Saat Mudik Lebaran


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
 ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
 Petugas mendistribusikan gas tabung elpiji nonsubsidi di salah satu agen di Jalan Emong, Lengkong, Bandung, Jawa Barat.

BADAN Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memprediksi akan kenaikan pada konsumsi elpiji selama mudik Lebaran atau saat Posko Nasional ESDM Hari Raya Idul Fitri 1443 H berlangsung selama 17 hari, yaitu sejak tanggal 25 April – 11 Mei 2022

Kepala BPH Migas Erika Retnowati memastikan untuk ketersediaan stok elpiji selama posko tersebut dalam kondisi normal dengan ketahanan kebutuhan elpiji nasional selama 13 hari per 23 April.

"Kondisi proyeksi penyaluran elpiji sacara umum selama masa Posko Nasional Hari Raya diperkirakan kebutuhannya akan meningkat 3% dibandingkan dengan penyaluran normal," ungkapnya dalam konferensi pers virtual, Senin (25/4).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Soerjaningsih berujar proyeksi kenaikan itu memang biasanya terjadi menjelang Lebaran.

Baca juga: BPH Migas: Saat Mudik Konsumsi Bensin Naik Solar Turun

"Berdasarkan historis, saat Lebaran itu ada peningkatan konsumsi elpiji, namun demikian tidak terlalu tinggi. Kami memastikan bahwa ketersediaan elpiji memang menjadi fokus kami dan sudah dipastikan aman," ungkapnya.

Dia menambahkan, pihaknya bersama PT Pertamina (Persero) memberikan layanan BBM selama periode mudik dengan menghadirkan SPBU Siaga di wilayah jalur potensial sepertu jalur tol, jalur wisata, jalur logistik yang disiagakan 24 jam sebanyak 1.370 SPBU.

Lalu juga disediakan agen dan outlet elpiji siaga yang juga disiagakan hingga 24 jam khusus di wilayah dengan demand tinggi saat RAFI sebanyak 48 ribuan unit. Ada juga layanan antar untuk BBM (pertamax/dex series) untuk konsumen di lokasi-lokasi macet sebanyak 220 unit.

"Serta 144 mobil tangki yang disiagakan sebagai kantong/cadangan suplai bbm," pungkasnya.

Sebelumnya,Direktur Logistik & Infrastruktur Pertamina sekaligus Ketua Satgas Mulyono mengulas pemerintah memprediksi sekiranya 85,5 juta pemudik dan 33 juta mobil akan bergerak di seluruh Indonesia selama arus mudik Lebaran 2022. (Ins/OL-09)

BERITA TERKAIT