24 April 2022, 13:10 WIB

Kemandirian Wirausaha Muda Menopang Pembangunan Bangsa


Budi Ernanto | Ekonomi

DOK IST
 DOK IST
Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Asrorun Ni'am Sholeh.

SETINGGI-tingginya posisi seorang aparatur sipil negara (ASN), dia tetap terikat aturan birokrasi. Sebaliknya, sekecil-kecilnya skala usaha, seorang wirausaha bebas mengatur jadwal kehidupan sehari-hari, itulah hakikat kemandirian.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Asrorun Ni'am Sholeh dalam Kegiatan Penumbuhan Minat Kewirausahaan Pemuda di Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (23/4).

Ni'am menyampaikan bahwa pandemi covid-19 telah menyerang Indonesia sejak 2020 namun hingga kini dampaknya belum berakhir meskipun telah memasuki masa recovery. Pasalnya banyak perusahaan yang gulung tikar dan menambah angka pengangguran. Khususnya, pengangguran terbuka yang juga diisi oleh para lulusan perguruan tinggi.

“Sementara di negara-negara maju mampu recovery cepat dan sejahtera karena memiliki jumlah penduduknya berwirausaha yang tinggi dan diantaranya berkerah putih. Jika jumlah populasi penduduk Indonesia berwirusaha semakin meningkat maka banyak pengusaha merekrut karyawan sehingga akan tercipta lapangan kerja baru,” ujar Ni'am.

“Jika hal ini tercapai tentulah pemulihan perekonomian menjadi lebih cepat dan kesejahteraan juga tercapai,” kata Ni'am lagi.

Baca juga: Bisnis Properti sudah Kembali Meningkat

Wakil Gubernur Sulawesi barat Eny Angtaeni Anwar mengapresiasi langkah Kemnpora atas atensi serius pada generasi muda khususnya kepada para pengusaha muda.

“Pemuda adalah salah satu modal utama kemajuan bangsa pada masa yang akan dating, dan mendidik pemuda saat ini, sama dengan mempersipkan sebarisan besar pasukan perang, yang akan membentengi bangsa ini pada masa yang akan datang,” papar Eny.

Lebih lanjut Eny menutup sambutannya dengan menyampaikan bahwa presentasi pemuda yang bergerak di bidang wirausaha masih sangat minim.

“Walaupun jumlahnya terus berkembang, kita jauh tertinggal dari bangsa lain, yang generasi mudanya cenderung menjadi motor kemajuan ekonomi,” tutup Wagub. (R-3)

BERITA TERKAIT