20 April 2022, 18:43 WIB

Rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mulai Dipasang 


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

Antara/Muhamamd Ibnu Chazar
 Antara/Muhamamd Ibnu Chazar
Foto udara pembangunan Kereta cepat Jakarta-Bandung

INSTALASI atau pemasangan rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) mulai dipasang. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyaksikan langsung instalasi perdana rel KJCB yang berlangsung di Depo Tegaluar, Jawa Barat, pada Rabu (20/4). 

“Proyek ini juga menggunakan teknologi transportasi yang pertama kalinya ada di Asia Tenggara. Saya apresiasi pemasangan rel menggunakan teknologi yang tinggi,” kata Menhub dalam keterangan res 

Budi menjelaskan, instalasi rel yang dilakukan menggunakan teknologi yang berbeda dengan proyek kereta api lainnya di Indonesia. Sebelum dilakukan pemasangan rel, terlebih dahulu dilakukan penyambungan rel per 50 meter menjadi rel utuh sepanjang 500 meter. 

Menhub menjelaskan, penggunaan teknologi baru ini menjadi pengetahuan baru bagi anak bangsa. "Insha Allah ke depan ini akan menjadi keahlian dari bangsa kita,” jelas Menhub. 

Lebih lanjut Menhub menuturkan, proyek KCJB ini ditargetkan akan dilakukan uji coba tes dinamis pada akhir tahun ini. 

Baca juga : Harga Saham Kembali ke IPO, Saham GOTO bakal Senasib dengan BUKA?

Menhub meminta PT. Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) khususnya kepada konsorsium BUMN baik Indonesia maupun Tiongkok terus bersinergi dalam menyelesaikan proyek KCJB sesuai dengan target, dengan tetap mengutamakan pemenuhan kualitas pekerjaan serta keselamatan kerja. 

“Diharapkan Bapak Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Tiongkok (Xi Jinping) akan bersama-sama melakukan uji coba,” pungkasnya. 

Pada kesempatan yang sama, Dirut KCIC Dwiyana Slamet Riyadi menjelaskan, progres proyek KCJB ini sudah mencapai 82%, dengan target selesai dan dioperasikan pada tahun depan. Ia menambahkan, saat ini tengah dilakukan pelatihan bagi para masinis yang akan mengoperasikan kereta cepat tersebut. 

Kereta Cepat Jakarta Bandung akan dibangun sepanjang 142,3 km dari Stasiun Halim, Jakarta sampai dengan Depo Tegaluar, Jawa Barat. Kehadiran kereta cepat ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas pergerakan penumpang khususnya dari Jakarta menuju Bandung atau sebaliknya. (OL--7)

BERITA TERKAIT