25 March 2022, 08:50 WIB

Bank BJB Dukung Penuh Program Petani Milenial


Bayu Anggoro | Ekonomi

DOK/BJB
 DOK/BJB
Inaugurasi program Petani Milenial bersama Pemprov Jabar dan Bank BJB


PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb)
secara konsisten terus mendukung Petani Milenial yang merupakan program
unggulan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Bentuk dukungannya melalui permodalan dan pemberdayaan.

Program Petani Milenial diluncurkan pada Maret 2021 untuk menjawab persoalan sektor pertanian. Program ini menggandeng milenial, mitra petani muda dan pemangku kepentingan di Jawa Barat dalam kolaborasi pentahelix, yaitu antara pemerintah, kampus, pengusaha, komunitas dan media.

Latar belakang dan tujuan program ini disampaikan secara resmi pertama
kali oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di acara West Java Food and
Agriculture Summit (WJFAS) 2020, yang diselenggarakan bekerja sama dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Barat.

Kolaborasi ini menjadikan inaugurasi 24 Maret 2022 di Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai milestone perwujudan rumah besar Program Petani Milenial.

Komiten Bank BJB ini terlihat dalam acara Inaugurasi Petani Milenial
yang berlangsung secada hybrid event dan terlaksana dengan protokol
kesehatan covid-19 ketat. Jumlah peserta pada inaugurasi Petani milenial berjumlah 1.249 orang, yang diikuti secara offline oleh 300 orang perwakilan dan sisanya mengikuti secara online melalui media yang telah disediakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menurut Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB Nancy Adistyasari, para
petani yang mengikuti kegiatan merupakan binaan BJB serta pihak
pendukung lainnya seperti Bank Indonesia, IPB, dan unsur Pemerintah
Provinsi Jawa Barat.


Direct dan closed loop


Acara dihadiri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta jajaran, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, Komisaris Utama Independen BJB Farid Rahman.

"Bank BJB senantiasa menjadi mitra strategi dalam mendukung berbagai program yang dijalankan pemerintah, khususnya Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. BJB akan selalu hadir mendukung penuh program Petani Milenial yang merupakan program unggulan Pemda Provinsi Jabar," ujar Nancy, Jumat (25/3).

Dia menjelaskan Bank BJB menyalurkan kredit bagi program Petani Milenial melalui 2 skema yaitu direct dan closed loop.

Skema direct dilakukan dengan penyaluran kredit secara langsung pada petani yang feasible dan bankable serta memiliki pengalaman mumpuni di bidang pertanian.

Sementara skema Closed Loop, yakni penyaluran kredit dengan
skema kemitraan, yakni petani berbudi daya sesuai dengan pasar yang
tersedia dari offtaker.

Petani akan memperoleh pendampingan dari offtaker selama budi daya dan
hasil panen akan langsung dibeli offtaker yang berperan sebagai avalist
baik untuk kreditnya maupun hasil panennya. Dengan pola kemitraan ini
diharapkan selepas mengikuti program petani dapat berdikari.

Adapun komoditas yang termasuk dalam Program Petani Milenial di
antaranya tanaman pangan seperti padi, jagung, ubi jalar, sorgum, kacang tanah, kedelai.

Hortikultura seperti tanaman hias, ginseng, perkebunan (gula aren, kopi, cengkeh, tebu, tembakau, karet, lada, vanili, teh), kehutanan (lebah madu, jamur kayu), peternakan (burung puyuh, ayam, kelinci, sapi dan domba), serta perikanan (nila, lele, udang vaname).

Lebih lanjut Nancy menjelaskan Bank BJB akan memberikan bantuan modal
kepada Petani Milenial melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Besaran kredit ini tergantung RKU (Rencana Kerja Usaha) atau bisnis plan yang
disampaikan oleh petani atau offtaker.

"Sejak kick off sampai dengan saat ini total pembiayaan yang telah
tersalurkan mencapai kurang lebih Rp66,5 miliar kepada 362 debitur,
dengan kualitas kredit atau rasio Non Performing Loan (NPL) yang terjaga dengan baik di level 0%. Dalam inaugurasi ini, 230 debitur Bank BJB turut mengikuti prosesi tersebut hadir 141 orang secara online dan 89 orang secara offline," katanya.

Selain itu, Bank BJB juga menyediakan layanan perbankan dan perencanaan
keuangan bagi para petani milenial, serta menyediakan ID Card yang
berfungsi sebagai ATM bagi para petani milenial (ATM Co-Branding).

"Bank BJB berperan sebagai koordinator pembiayaan melalui pemberian kredit dan  memberikan pemberdayaan bagi para petani milenial," kata Nancy.

Menurutnya, program Petani Milenial punya tujuan yang sangat penting
demi mendorong regenerasi tenaga kerja di sektor pertanian Jabar yang
memiliki inovasi, gagasan dan kreativitas. Program ini juga diharapkan
bisa menahan laju urbanisasi sehingga bisa memberikan kesempatan kepada
anak muda korban PHK di masa pandemi, atau mereka yang baru lulus dari
perguruan tinggi, serta keluarga petani untuk turut berkontribusi
memajukan perekonomian desa.

"Bank BJB setia mendukung Petani Milenial yang tujuan akhirnya seperti
yang diharapkan oleh Gubernur Jawa Barat Bapak Ridwan Kamil yaitu meski
tinggal di desa tapi rezeki kota dan bisnis mendunia," papar Nancy.

Dalam acara itu, juga digelar sesi talkshow yang dibalut dalam
program Kick Andy dengan menghadirkan Andi F Noya selaku moderator dengan narasumber Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil serta perwakilan petani milenial. (N-2)

BERITA TERKAIT