22 March 2022, 12:48 WIB

Koin Kripto Baru Degree Mendaftarkan Diri ke Bappebti


mediaindonesia.com | Ekonomi

Ist
 Ist
CEO Konakami, Dobby Lega Putra (tengah), dan tim mendaftarkan koin kripto Degree ke Bappebti.

DEGREE, koin baru yang dirilis PT Konakami, menunjukkan komitmen untuk mematuhi aturan pemerintah dalam perdagangan kripto.

Akhir pekan lalu mereka mendaftar secara resmi Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

CEO Konakami, Dobby Lega Putra, mengantar langsung berkas-berkas pendaftaran ke Bappebti yang berada di bawah Kementerian Perdagangan (Kemendag).

“Ini bukti komitmen kami terhadap aturan pemerintah. Kami ingin melakukan perdagangan koin crypto secara legal sehingga masyarakat nantinya tidak ragu membeli token kripto Degree,” kata Dobby dalam keterangan pers, Selasa (22/3).

Token kripto Degree adalah salah satu koin kripto baru yang dibuat dan diprakarsai oleh anak-anak muda negeri. Sebagian besar kreator Konakami berasal dari Palembang dan Jakarta.

Baca juga: Nabung Aset Kripto Stablecoin USDT/USDC di Pintu Earn Dapat 15% APY

Beberapa waktu lalu mereka beraudiensi dengan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga yang dikenal sebagai penelur ide dan pemrakarsa bursa kripto Indonesia.

Wamendag menyarankan PT Konakami untuk segera mendaftarkan Degree ke Bappebti agar bisa melaksanakan perdagangan sesuai aturan pemerintah.

“Iya, Wamendag mengarahkan kami agar kita bisa berkegiatan di bidang crypto sesuai dengan prinsip Kemendag dan Bappebti yang ingin melaksanakan perlindungan konsumen kripto,” tambah Dobby.

Dalam berbagai kesempatan, Wamendag mengemukakan bahwa dirinya melihat ada potensi besar kemunculan dan pertumbuhan koin kripto dalam negeri.

Bukan hanya Konakami, koin-koin lain juga terus digagas dan dilahirkan oleh creator Indonesia.

Di tengah semangat besar di bidang kripto, iWamendag menekankan perlunya kreator kripto Indonesia agar mempunyai kerangka jangka panjang agar koin kriptonya terus berkembang.

Ia juga mengingatkan agar para creator tidak hanya mengikuti trend jangka pendek.

“Saya tekankan bahwa crypto adalah proyek besar yang menyangkut banyak pihak, baik dari masyarakat, kreator, dan pedagang sendiri maupun negara dan pemerintah," kata Jerry.

"Karena itu, perlu dipahami bagaimana karakter kripto itu sendiri. Kreator harus punya kerangka yang kuat dan rencana pengembangan jangka panjang,” tegas Wamendag.

Keamanan konsumen dan perlindungan semua pihak memang menjadi focus Kemedag dalam perdagangan kripto.

Sebagai aset baru yang dibangun secara digital, kripto mempunyai jangkauan lintas negara. Bukan hanya itu fluktuasinya juga bisa berlangsung cepat sehingga perlu dikelola secara hati-hati.

Regulasi yang tepat dan punya reliabilitas yang baik tengah dibangun Kemendag beserta kementerian dan lembaga lain. 

Konakami, menurut Dobby, akan mengikuti semua aturan pemerintah yang diatur khususnya melalui Bappebti.

“Wamendag menekankan kepada semua pelaku, termasuk kami bahwa baik itu kreator maupun pedagang kripto harus memenuhi dan mematuhi aturan di Indonesia. Menurut Wamendag itu aturan dasar perdagangan kripto di Indonesia," jelasnya.

"Dan kami Konakami akan berkegiatan sesuai koridor hukum sehingga masyarakat terlindungi dan mendapatkan manfaat optimal dari Degree,” tutup Dobby. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT