15 March 2022, 19:15 WIB

Minyak Goreng Curah Disubsidi, Pengamat: Awas Ada Penimbunan


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

Antara
 Antara
Pekerja menuangkan minyak goreng ke wadah milik warga dalam operasi pasar murah.

PRESIDEN Joko Widodo memutuskan harga jual minyak goreng curah menjadi Rp14 ribu di tingkat konsumen. Pemerintah pun diminta mengawasi ketat soal potensi penimbunan stok bahan pokok oleh spekulan.

Pakar agribisnis dari IPB University, Bayu Krisnamurthi, menduga polemik minyak goreng, seperti kelangkaan stok, bukan semata dilakukan kartel.

"Ada banyak yang terlibat. Saya tidak punya data, tetapi masalah ini ditengarai ada perorangan yang mengumpulkan 20-30 liter minyak goreng. Ini jumlahnya banyak," ujar Bayu kepada wartawan, Selasa (15/3).

Baca juga: Harga Minyak Goreng Curah Disubsidi Jadi Rp14 Ribu per Liter

Laporan lain yang diketahui mantan Wakil Menteri Perdagangan ini ialah adanya pihak yang memiliki modal banyak, sengaja mengumpulkan 1.000-5.000 liter minyak goreng. "Ada juga pengusaha bermodal besar yang memainkan perdagangan ini," jelas Bayu.

Untuk penyaluran minyak goreng curah bersubsidi, Bayu mendorong agar aparat mengawasi proses distribusi. Aparat keamanan dinilai memiliki tugas dan kewenangan dalam mengamankan kebijakan pemerintah. Termasuk, dengan hadirnya Satgas Pangan Polri.

"Pengawasan dan pengamanan itu tentunya disesuaikan dengan substansi teknis kebijakan yang dimaksud," tutupnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT