15 March 2022, 11:41 WIB

Perdana, 271 Penumpang Jestar dari Melbourne Tiba di Bali


 Insi Nantika Jelita | Ekonomi

Foto/Dok. PT Angkasa Pura
 Foto/Dok. PT Angkasa Pura
Maskapai Jetstar Airways kembali melayani penerbangan internasional dari Bali pada Senin (14/3).

BANDARA Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali melayani penerbangan internasional rute Melbourne, Australia, secara reguler menggunakan maskapai Jetstar Airways.

Dengan nomor penerbangan JQ 043, maskapai itu mendarat perdana di Bali pukul 13.39 WITA pada Senin (14/3), dengan mengangkut 271 penumpang.

"Ini harapan positif bagi industri aviasi dengan mendapat tambahan rute penerbangan menggunakan maskapai Jetstar Airways," kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai Herry A.Y. Sikado dalam rilis resmi, Selasa (15/3).

Pada penerbangan perdananya Jetstar Airways menggunakan pesawat Boeing 787-8 Dreamliner dengan kapasitas konfigurasi 335 penumpang termasuk bisnis class dan direncanakan akan terbang kembali menuju Melbourne pada hari ini pukul 22.30 WITA.

Baca juga: Luhut: Uji Coba Bebas Karantina di Bali Terkendali

Herry menjelaskan, penerbangan Jetstar Airways akan beroperasi setiapSenin pukul 12.45 WITA untuk kedatangan dan berangkat kembali tiap Selasa ke Melbourne pukul 22.30 WITA.

"Artinya akan terbang setiap seminggu sekali dan sekaligus menambah rute penerbangan internasional yang dilayani Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai," ungkapnya.

Sejauh ini sudah ada lima rute internasional yang dilayani Bandara Ngurah Rai, yaitu Melbourne, Sydney, Singapura, Kuala Lumpur, dan Narita, Jepang.

Adapun persyaratan masuk ke Pulau Bali ialah sudah dibebaskan karantina sesuai keputusan pemerintah.

"Kami juga fokus terhadap fasilitas yang kami berikan dalam rangka mendukung pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran covid-19," tutur Herry.

Dia menerangkan, penerbangan internasional dalam data statistik lalu lintas angkutan udara, Bandara I Gusti Ngurah Rai telah melayani penumpang rata-rata sekitar 200 penumpang setiap harinya khusus kedatangan dan keberangkatan masih dibawah 200 penumpang per hari. (Ins/OL-09)

BERITA TERKAIT