08 March 2022, 20:57 WIB

Israel Jamin Maskapai yang Terbang ke Rusia meskipun Ada Sanksi


Mediaindonesia.com | Ekonomi

AFP/Jack Guez.
 AFP/Jack Guez.
Pesawat El-Al Boeing 787-9 Dreamliner sedang melakukan pajak sebelum lepas landas dari Bandara Ben-Gurion Israel.

ISRAEL siap pada Selasa (8/3) untuk memperpanjang jaminan keuangan bagi maskapai penerbangannya untuk terbang ke Rusia. Ini meningkatkan kritik di Kyiv karena sebagian besar maskapai penerbangan Barat memboikot Rusia atas invasinya ke Ukraina.

Seorang sumber di Kementerian Keuangan Israel yang berbicara secara anonim untuk secara bebas membahas keputusan yang tertunda mengatakan kepada AFP bahwa kantor tersebut akan berusaha memperpanjang penjaminan yang diberlakukan minggu lalu untuk maskapai penerbangan Israel yang terbang ke Rusia yang tidak memenuhi syarat untuk asuransi reguler mereka karena sanksi saat ini. Jaminan senilai US$2 miliar ditetapkan berakhir pada 9 Maret.

Inggris, Kanada, Uni Eropa, dan Amerika Serikat menangguhkan penerbangan ke Rusia dan menutup wilayah udara mereka untuk pesawat Rusia sebagai bagian dari sanksi. Rusia membalas dengan memblokir maskapai dari negara-negara itu terbang di atas wilayahnya. Hubungan udara masih terbuka dari beberapa negara ke dan dari Rusia, termasuk Turki, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Baca juga: Shell Hentikan Beli Minyak Mentah Rusia

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett tidak ikut dalam sanksi saat ia berusaha untuk menyeimbangkan hubungan dengan Kyiv dan Moskow. Bennett terbang ke Moskow pada Sabtu meskipun melanggar peringatan hari Sabat dalam upaya menengahi antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya dari Ukraina Volodymyr Zelensky.

Sistem pembayaran

Kesalahpahaman tentang penerbangan lanjutan Israel ke Rusia menyebabkan kegagalan diplomatik. Pada Selasa, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba meminta maaf dan mengoreksi dirinya sendiri setelah mencuit bahwa maskapai nasional Israel El Al masih menerima sistem pembayaran Mir Rusia.

"Sementara dunia memberikan sanksi kepada Rusia atas kekejaman biadabnya di Ukraina, beberapa lebih memilih untuk menghasilkan uang yang direndam dalam darah Ukraina. Berikut adalah @EL_AL_ISRAEL yang menerima pembayaran dalam sistem perbankan Rusia Mir yang dirancang untuk menghindari sanksi," tulis Kuleba sehari sebelumnya dengan tangkapan layar tak bertanggal dari halaman checkout El Al.

Seorang juru bicara El Al mengatakan kepada AFP bahwa maskapai itu berhenti menerima pembayaran Mir empat hari setelah invasi Rusia ke Ukraina dimulai. "EL AL telah memblokir penggunaan kartu kredit Mir per 28 Februari 2022," kata maskapai itu dalam suatu pernyataan.

"EL AL mengoperasikan penerbangan ke Rusia atas permintaan pemerintah Israel dan kami akan terus menyediakan sarana perjalanan bagi warga Israel dan Yahudi dari Rusia selama mungkin," kata maskapai itu. Pihaknya telah mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk Ukraina dan mengevakuasi ribuan orang yang melarikan diri dari perang.

Kuleba mengakui penggunaan Mir diblokir. "Saya berterima kasih kepada El Al atas operasi kemanusiaannya yang penting dan menyampaikan permintaan maaf saya," tulisnya. Tweet sebelumnya tampaknya telah dihapus.

Israel juga terus mengizinkan pesawat Rusia untuk mendarat, meskipun maskapai Rusia Aeroflot pada Minggu membatalkan hampir semua penerbangan internasionalnya, termasuk ke Israel. Badan penerbangan sipil Rusia memperingatkan maskapai-maskapai penerbangan Rusia yang mengoperasikan pesawat sewaan dapat melihat jet-jet itu dilarang terbang atau disita di luar negeri sehubungan dengan sanksi Barat.

Baca juga: Iran Berhasil Tempatkan Satelit Militer Baru di Orbit

Duta Besar Ukraina untuk Israel Yevgen Korniychuk tidak segera menanggapi pertanyaan AFP tentang penerbangan berkelanjutan Israel masuk dan keluar dari Rusia. Berbicara kepada wartawan di Tel Aviv pada Senin, Korniychuk mendesak pemerintah Israel dan komunitas bisnis untuk bergabung dengan sanksi. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT