10 February 2022, 20:00 WIB

Pertumbuhan Kredit Kuat, Kinerja Bank BJB semakin Solid


Bayu Anggoro | Ekonomi

DOK/BJB
 DOK/BJB
Seorang karyawan Bank BJB melayani nasabah

 

KINERJA moncer yang diraih Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
dan Banten (Bank BJB) selama kurun 2021 dan juga berbagai inovasi
terkait pengembangan digital yang terus dilakukan diyakini akan semakin
memperkuat kinerja Bank BJB.

Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki Bank BJB seperti jaringan luas, layanan perbankan lengkap, dan juga terus menjalin kolaborasi dengan perbankan dan juga startup, akan membuat kinerja Bank BJB semakin solid.

Analis RHB Sekuritas, Andrey Wijaya, dalam risetnya, memberikan
rekomendasi pembelian saham Bank BJB dengan target harga di Rp1.900.
 
Andrey menjelaskan, sinergi dengan bank daerah lain, terutama dalam
berbagi platform digital dan meningkatkan ekosistem, juga dapat
meningkatkan pendapatan fee Bank BJB.

"Perusahaan juga telah memperoleh komitmen dana untuk rights issue, yang diharapkan akan selesai awal bulan depan. Ini kemungkinan akan
membukukan pendapatan yang kuat, sementara pertumbuhan pinjaman juga
akan meningkat tahun ini," ucap Andrey, Kamis (10/2).

Pertumbunan bisnis anorganik Bank BJB juga diprediksi akan meningkat
seiring dengan rencana kolaborasi dengan 4 hingga 5 bank daerah untuk
berbagi infrastruktur.

Bank BJB juga dinilai sangat tepat mengeksekusi peraturan baru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait penambahan modal perbankan, terutama bank kecil di jaringan daerah yang masih memiliki modal minim.

Hal ini  membuka peluang untuk berbagi infrastruktur, menciptakan dan
meningkatkan sinergi dengan bank daerah. Ini juga dapat membuka peluang
yang saling menguntungkan bagi bank daerah, karena mereka berupaya
memenuhi persyaratan modal minimum Rp3 triliun, sebagaimana diwajibkan
oleh OJK hingga akhir 2022.

Bulan lalu, BJBR menandatangani nota kesepahaman dengan bank daerah lain untuk memperbaiki ekosistem keduanya. Untuk Memperkuat eksistensi BPD, Bank BJB juga membuka peluang konsolidasi dengan BPD lain.

Hajatan right issue yang akan dilaksanakan Bank BJB juga diprediksi
berjalan mulus mengingat para pemegang saham memberikan komitmen untuk
pendanaan, apalagi strategi ini akan digunakan untuk ekspansi bisnis
Bank BJB.  

Di sisi lain, dengan skala ekonomi yang lebih baik, Andrey yakin BJBR akan mampu menekan biayanya terutama yang terkait dengan pengembangan platform digital.

Rencana peluncuran aplikasi super digital Bank BJB dalam waktu dekat, di tengah tren pengguna telepon selular pintar yang besar, dan terus
meningkat, diprediksi akan semakin meningkatkan pendapatan Bank BJB dari sisi fee base income.

Sementara itu, di tengah tantangan ekonomi dampak pandemi imbas kemunculan varian omikron,  juga kemungkinan kenaikan suku
bunga Bank Indonesia, RHB Sekuritas optimis bahwa pertumbuhan pinjaman
Bank BJB pada tahun ini tetap akan positif.

"Naik di kisaran 9-11%, didorong perbaikan pinjaman di sektor mikro, dan pertumbuhan pinjaman korporasi dan komersial yang tetap kuat," tandasnya. (N-2)

BERITA TERKAIT