27 January 2022, 19:19 WIB

Ada Penambahan 3,5 Juta Pelanggan, Penjualan Listrik PLN Melambung 


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MI/Andri Widiyanto
 MI/Andri Widiyanto
Pelanggan PLN mengisi token listrik

SEPANJANG 2021, PT PLN (Persero) telah berhasil menambah 3,5 juta pelanggan baru menjadi 82,5 juta pelanggan. Alhasil berdampak pada peningkatan penjualan listrik. 

Perusahaan setrum negara itu mencatat kenaikan penjualan listrik 257.634 Giga Watt hour (GWh) sepanjang tahun lalu, atau naik 5,77% dibandingkan penjualan listrik 2020 sebesar 243.583 GWh. 

"Kenaikan penjualan listrik ini merupakan bukti perekonomian Indonesia mulai pulih di tengah pandemi Covid-19," ungkap Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi dalam rilis resmi, Kamis (27/1). 

Di tengah pandemi covid-19, lanjut Agung, PLN melaksanakan sejumlah program untuk menggenjot penjualan listrik, seperti promo tambah daya dan diskon penyambungan baru. 

Selain itu, perusahaan pelat merah itu mengaku kerap mencari peluang pasar baru, seperti di sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan serta kelautan melalui program electrifying agriculture dan electrifying marine. 

"Seluruh program ini terbukti mampu membantu pelanggan menjadi lebih produktif dan efisien sehingga kesejahteraan mereka bisa meningkat," klaim Agung. 

Baca juga : Transaksi di Official Store Tumbuh Hampir 90%

Menurutnya, pencapaian positif itu merupakan hasil dari sejumlah langkah inovasi dan efisiensi yang dijalankan perusahaan melalui program transformasi PLN. Sehingga membuat PLN berhasil meningkatkan penjualan tenaga listrik dan menjaga Beban Pokok Penyediaan (BPP) tetap stabil. 

Pada 2021, kapasitas pembangkit bertambah sebesar 1.332 megawatt (MW), sedangkan aset transmisi PLN tumbuh 46,23% (yoy) menjadi 3.473 kilometer sirkuit (kms) hingga akhir 2021. Selain itu, kapasitas Gardu Induk PLN juga meningkat 5,33% (yoy) menjadi 5.930 Mega Volt Ampere (MVA) hingga akhir 2021. 

Sementara untuk trafo distribusi, PLN mencatatkan pertumbuhan 11,11 persen (yoy) menjadi 2.785 MVA pada 2021. 

Pembangunan infrastruktur tersebut menunjang perluasan pasokan listrik ke pelanggan. Sehingga daya tersambung hingga akhir 2021 sebesar 8.888 MVA atau meningkat 34,65 persen dibanding pada 2020 sebesar 6.601 MVA. 

"Pembangunan dan peremajaan infrastruktur kelistrikan ini merupakan wujud pelaksanaan komitmen PLN dalam meningkatkan layanan, sehingga membuka peluang untuk menambah pelanggan baru," tutup Agung. (OL-7)

BERITA TERKAIT