26 January 2022, 21:45 WIB

Saudi Bikin Grup untuk Kembangkan Industri Video Game


Mediaindonesia.com | Ekonomi

Antara/Inasgoc/Ady Sesotya.
 Antara/Inasgoc/Ady Sesotya.
Tim Saudi berkonsentrasi saat bertanding melawan tim Indonesia di babak penyisihan Grup B pada eSport nomor League Legends Asian Games 2018.

ARAB Saudi telah meluncurkan grup untuk mengembangkan industri video game. Upaya ini dilakukan ketika negara Teluk itu berusaha mendiversifikasi ekonominya yang bergantung pada minyak.

Video game dan esports semakin populer di kerajaan berpenduduk sekitar 35 juta orang. Maklum, sebagian besar penduduk berusia di bawah 25 tahun.

Pasar gim Arab Saudi mencapai US$1 miliar pada 2021. Ini nilai tertinggi di antara negara-negara Arab di Teluk, menurut peneliti pasar Niko Partners.

"Savvy Gaming Group yang didukung Saudi, dipimpin oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman, bertujuan menjadi pelopor dalam pengembangan industri gim dan esports secara lokal dan internasional," menurut Saudi Press Agency, Rabu (26/1).

Grup, yang didukung oleh Dana Investasi Publik Arab Saudi, telah mengakuisisi perusahaan esports ESL Gaming dan Faceit. "Pembentukan Savvy Gaming Group, tambah media lokal itu, akan berkontribusi untuk memberikan peluang pengembangan dan untuk mempromosikan beragam sumber pendapatan ekonomi.

Baca juga: Perusahaan Turki Hentikan Produksi akibat Pasokan Gas Iran Terhambat

Menurut Niko Partners, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Mesir diperkirakan memiliki total 85,8 juta pemain gim yang menghasilkan pendapatan US$3,1 miliar pada 2025. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT