24 January 2022, 12:03 WIB

Presiden Singgung Pelaku Usaha yang Senang di Zona Nyaman


Andhika Prasetyo | Ekonomi

ANTARA FOTO
 ANTARA FOTO
Presiden Joko Widodo

PRESIDEN Joko Widodo menyinggung kebiasaan para pelaku usaha di Tanah Air yang sangat senang berada di posisi zona nyaman. Selama berpuluh-puluh tahun, sebagian besar sumber daya alam dari perut bumi pertiwi dikeruk dan dijual secara mentah tanpa diolah lebih dulu menjadi barang jadi atau setengah jadi.

Alhasil, ketika masyarakat dan industri membutuhkan produk jadi justru melakukan impor. Padahal itu bisa dihasilkan dari berbagai hasil bumi Tanah Air.

"Kita ini sudah berpuluh-puluh tahun nyaman dengan impor. Ada yang nyaman dengan impor. Memang duduk di zona nyaman itu paling enak. Sudah rutinitas terus impor, impor, impor, impor, impor. Tidak berpikir bahwa negara itu dirugikan, rakyat dirugikan karena tidak terbuka lapangan pekerjaan," ujar Jokowi di Sumatra Selatan, Senin (24/1).

Baca juga: Presiden Resmikan Pabrik Pengolahan Batu Bara di Muara Enim

Ia pun berharap langkah-langkah terobosan seperti pembangunan industri hilir dapat dilakukan secara cepat. Itu harus dilakukan demi mengurangi impor, memperbaiki neraca perdagangan dan menciptakan lapangan kerja sebesar-besarnya di dalam negeri.

Pada proyek pengolahan batu bara menjadi dimetil eter (DME) di Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, yang baru saja mulai dibangun, potensi penyerapan tenaga kerja bisa mencapai 12 ribu orang.

"Bayangkan kalau ada lima investasi seperti ini, ada 70 ribu lapangan kerja tercipta. Itu baru yang langsung saja. Yang tidak langsung biasanya bisa dua sampai tiga kali lipat," jelas Jokowi.(OL-5)

BERITA TERKAIT