01 January 2022, 10:30 WIB

2.489,2 Km Jalan Tol Telah Beroperasi di Indonesia hingga 2021


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

Ist/PUPR
 Ist/PUPR
Jalan Tol Layang Andi Pangeran (AP) Pettarani Kota Makassar, Sulawesi Selatan.  

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengerjakan pembangunan sejumlah proyek jalan tol yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Hingga November 2021, tercatat panjang ruas tol yang sudah beroperasi mencapai 2.457 kilometer (km).

“Kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan produktif seperti kawasan industri, pariwisata, bandara, dan pelabuhan akan dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono.

Adapun rincian ruas tol yang sudah beroperasi terdiri dari periode 1978-2014 sepanjang 795 km, periode 2015-2019 sepanjang 1.298 km, dan di 2020 sepanjang 246 km. Pada Januari 2021 hingga November 2021 sepanjang 122,9 km telah mulai beroperasi, dan pada Desember 2021 direncanakan sepanjang 32,2 km akan beroperasi, sehingga total jalan tol yang telah beroperasi di seluruh Indonesia pada akhir tahun lalu sepanjang 2.489,2 km.

PUPR menjelaskan dari Januari hingga November 2021, ada 10 ruas tol baru yang selesai sepanjang 122,9 km, yaitu Bogor Ring Road seksi 3A (2,9 km), Kayu Agung - Palembang - Betung seksi 1 tahap 1B (8,2 km), Sigli - Banda Aceh seksi 3 (16 km).

Lalu ruas Medan - Binjai seksi 1A (4,2 km), Cengkareng – Batu Ceper – Kunciran (14,2 km), Serpong – Cinere Seksi 1 (6,5 km), Cibitung – Cilincing Seksi 1 (2,7 km), Balikpapan – Samarinda Seksi 1 dan 5 (32,4 km), Enam ruas tol DKI seksi A (9,3 km), dan Serang - Panimbang Seksi 1 (26,5 km).

Sisanya sebanyak tiga ruas tol sepanjang 32,2 km yang ditargetkan tuntas akhir Desember 2021 terdiri dari ruas Manado – Bitung Seksi 2B (13,5 km), Sigli – Banda Aceh Seksi 2 (6,4 km), dan Binjai – Langsa segmen Binjai - Stabat (12,3 km). Sehingga total panjang jalan tol yang mulai dioperasikan pada 2021 sepanjang 155,1 km.

Selanjutnya, pada 2022-2024 direncanakan ruas tol baru sepanjang 1.010,8 km beroperasi, dengan detail di 2022 sepanjang 421,8 km, kemudian di 2023 sepanjang 338,1 km, dan 2024 sepanjang 250,8 km. Ditargetkan jalan tol yang beroperasi di Indonesia pada dua tahun mendatang sepanjang 3.500 km. (OL-12)

BERITA TERKAIT