30 December 2021, 13:38 WIB

Pemilik UKM Apresiasi Pemberian KUR dari BNI


mediaindonesia.com | Ekonomi

Dok. Istimewa
 Dok. Istimewa
MASYARAKAT mengapresiasi operasi pasar di Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang digelar pemerintah. 

MASYARAKAT mengapresiasi operasi pasar di Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang digelar pemerintah dalam rangka mengatasi terjadinya gejolak harga. Kegiatan tersebut juga dijadikan sebagai ajang untuk menyerap langsung aspirasi dari para pegiat usaha kecil menengah (UKM).

Salah seorang pemilik warung UKM, Budi dari Bogor Timur, berterima kasih karena pemerintah serius dalam memperhatikan nasib rakyat kecil. Ia juga gembira lantaran bisa mengajukan kembali tambahan dana kredit usaha rakyat (KUR) dari BNI.

Baca juga: Gelombang Tinggi 6 Meter, BMKG: Minta Warga Pesisir Waspada

"Saya sebelumnya sudah mendapatkan KUR dari BNI sebesar Rp50 juta. Dengan omzet sebesar Rp5 juta per hari, saya memberanikan diri untuk mengajukan tambahan KUR," kata Budi dalam keterangan, Kamis (30/12/2021).

Sejumlah pemilik UKM yang hadir berasal dari binaan Sampoerna Retail Community (SRC), UKM Pemda Kabupaten Bogor, maupun beberapa pedagang pasar setempat. Dalam kesempatan itu, mereka menyampaikan langsung unek-unek kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Terkait operasi pasar, Airlangga mengatakan pemerintah terus berupaya menstabilkan harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sembako melalui operasi pasar terutama menjelang Tahun Baru 2022. 

"Harapan kami, operasi pasar ini dapat membantu masyarakat untuk membeli sembako dengan harga khusus yang lebih murah,” ujar Airlangga.

Momentum operasi pasar sembako itu juga dimanfaatkan masyarakat sekitar Pasar Cileungsi untuk mendapatkan minyak goreng, telur ayam ras, cabai, bawang merah, dan bawang putih dengan harga yang terjangkau. Kegiatan berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat.

Sejumlah pihak yang ikut menyukseskan kegiatan operasi pasar ialah Toko Tani Indonesia Kementerian Pertanian, Perum BULOG, PT Berdikari (Persero), dan Sinar Mas Group. Itu semua merupakan bentuk kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.

Turut mendampingi Menko Airlangga dalam kegiatan tersebut di antaranya Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Musdhalifah Machmud, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Mohammad Rudy Salahuddin, serta Bupati Bogor Ade Yasin. 

Hadir pula Direktur PT HM Sampoerna Tbk. Elvira Lianita dan Ivan Cahyadi, Direktur Utama PT Berdikari (Persero) Harry Warganegara, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto, Sekretaris Perusahaan Perum BULOG Awaludin Iqbal, serta Direktur Utama Pengelola Pasar Cileungsi Haris Setiawan. 

Sebagai tambahan informasi, SRC merupakan program pendampingan dan pengembangan UMKM dari PT HM Sampoerna Tbk bagi toko kelontong tradisional. Program itu berfokus pada pengembangan usaha dan peningkatan daya saing UMKM dan sudah berjalan sejak 2008. Anggota SRC saat ini berjumlah 150 ribu dan tersebar di 34 provinsi di Indonesia. (RO/A-3)

BERITA TERKAIT