28 December 2021, 16:07 WIB

Bandara Halim Direvitalisasi, Penerbangan Dialihkan ke Soetta


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

ANTARA
 ANTARA
Ilustrasi

KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) tengah menunggu proses Peraturan Presiden untuk memulai rencana revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Nantinya, penerbangan akan dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang. 

Bandara Halim Perdanakusuma mulai ditutup per 1 Januari 2022. Bandara tersebut mengalami penurunan kualitas fasilitas, terutama pada runway atau landasan pacu, sehingga butuh pembenahan bandara.

Baca juga: Kementan Dorong Bawang Putih Lokal Masuk Pasar Konsumsi 

“Untuk penerbangan berjadwal, tidak berjadwal dan kargo yang menggunakan pesawat terbang jet, akan berpindah ke Bandara Soekarno Hatta," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto dalam keterangannya, Selasa (28/12).

Sedangkan untuk operasional pesawat terbang non jet (propeller) akan dipindahkan ke Pondok Cabe Airport, yakni pangkalan udara militer milik PT Pertamina yang berada di Tangerang Selatan. 

Novie menjelaskan, khusus penerbangan berjadwal dengan rute yang telah eksis, akan dilakukan optimalisasi slot yang ada di Bandara Soekarno Hatta. Sementara itu untuk rute yang selama ini dilayani dari Bandara Halim Perdanakusuma tetapi belum ada di Bandara Soekarno Hatta, nantinya akan diterbitkan rute baru melalui aplikasi Angud Online (AOL).

“Kami sudah mengadakan sejumlah pertemuan dengan stakeholder penerbangan terkait perpindahan operasional Bandara Halim Perdanakusuma ini,” ungkapnya.

Terkait navigasi penerbangan, Novie menambahkan bahwa AirNav Indonesia telah menyampaikan safety assessment terkait pengalihan operasi penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma.

Sementara itu, operator juga akan menyesuaikan skemm pengalihan operasi penerbangan dari Bandara Halim m ke Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Pondok Cabe. 

Kini, Kemenhub tengah membereskan aspek-aspek yang meliputi administratif, kebandarudaraan, navigasi penerbangan, keamanan penerbangan, serta kelaikudaraan dalam proses revitalisasi. 

“Kami berharap, proses revitalisasi Bandara Halim Perdanakusuma ini dapat berjalan sesuai rencana, tentunya dengan dukungan penuh dari semua pihak,” pungkas Novie. (OL-6)

BERITA TERKAIT