26 December 2021, 20:53 WIB

Tingkatkan Daya Saing dan Perluas Pasar, Sampoerna dan Yayasan INOTEK Gelar Festival UMKM 


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

Dok. Pribadi
 Dok. Pribadi
Menparekraf Sandiaga Uno Saat membuka Festival UMKM yang digelar Sampoerna dan Yayasan INOTEK

PT HM Sampoerna (Sampoerna) melalui program keberlanjutan “Sampoerna Untuk Indonesia” bersama dengan Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK) mengadakan Festival UMKM Inovatif dan Kreatif #BangkitWirausaha  pada 24-26 Desember 2021. 

Sebanyak 50 UMKM berpartisipasi dalam festival yang didukung oleh Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut.  

Rangkaian kegiatan Festival UMKM Inovatif dan Kreatif #BangkitWirausaha meliputi talkshow, business matching, mukbang, berbagai promosi belanja, ulasan produk UMKM oleh influencer dan blogger, serta beragam permainan dan kuis menarik disajikan untuk memotivasi dan memperluas pasar UMKM agar dapat bangkit di masa pandemi. 

Festival itu juga memperkenalkan kekayaan inovasi produk kuliner dan produk kreatif dari UMKM binaan Sampoerna dan INOTEK yang diharapkan akan terjadi transaksi optimal untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat.  

"Festival ini sebagai titik balik UMKM untuk terus maju, bangkit dan meningkatkan inovasi dan kreativitas produk, karena UMKM adalah tonggak kebangkitan ekonomi kreatif di Indonesia," Kata Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. 

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI jakart mendukung penuh pelaksanaan Festival UMKM Inovatif dan Kreatif #BangkitWirausaha dalam misi membangkitkan perekonomian nasional. 

"Acara ini merupakan sebuah gerakan nyata untuk membangkitkan motivasi dan optimisme UMKM untuk bangkit," ujarnya. 

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bambang Supriyanto mengatakan, UMKM punya peranan pentin untuk ikut melestarikan lingkungan. 

“UMKM yang berdaya saing harus memiliki wawasan ekonomi sirkular. Dalam hal ini, Sampoerna dan INOTEK memberikan dukungan yang luar biasa dengan memfasilitasi UMKM untuk memiliki usaha lestari melalui pemberian kemasan ramah lingkungan dan wawasan usaha lestari bagi 70 UMKM dalam program BBNEB,” ujar Bambang. 

Kepala Urusan Eksternal Sampoerna Ishak Danuningrat menegaskan, Sampoerna berkomitmen untuk mengembangkan UMKM agar dapat meningkatkan daya saing. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendukung pemulihan ekonomi nasional yang menyeluruh. 

Baca juga : PPI kembali Ekspor 120 Ton Kopi ke Mesir

“Melalui payung program keberlanjutan Sampoerna untuk Indonesia, kami berkomitmen untuk senantiasa bersama-sama dengan para pemangku kepentingan dan mitra strategis mendukung pertumbuhan UMKM melalui program seperti Build Back National Economy Better (BBNEB), terlebih untuk menyikapi tantangan dari pandemi Covid-19," ujarnya. 

Anggota Dewan Pengurus INOTEK Rifda Ammarina menilai hilirisasi produk-produk UMKM dapat menjadi salah satu motor penggerak bangkitnya perekonomian. 

“Sebagai inkubator bisnis yang mendampingi UMKM naik kelas, INOTEK berkomitmen untuk mendukung kebangkitan UMKM melalui hilirisasi produk-produk UMKM binaan sebagai pendorong pergerakan ekonomi,” ujar Rifda Ammarina. 

Kemeriahan Festival UMKM Inovatif dan Kreatif #BangkitWirausaha berlangsung selama tiga hari dan menghadirkan narasumber yang kompeten, influencer dan blogger serta pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat mendukung geliat UMKM lokal. 

Kegiatan ditutup pada Minggu (26/12) oleh Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki. Ia menyoroti pentingnya peranan UMKM dan pentingnya pendampingan untuk memfasilitasi pertumbuhan UMKM.

“UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia. Pendampingan seperti yang dilakukan oleh Sampoerna bersama INOTEK dalam Festival UMKM ini dapat memperluas pasar dan memberikan dukungan kepada UMKM untuk meraih sukses di pasar domestik,” tuturnya. 

Festival UMKM Inovatif dan Kreatif #BangkitWirausaha merupakan rangkaian kegiatan dari Program Build Back National Economy Better (BBNEB), program kolaborasi Sampoerna dan INOTEK yang ditujukan untuk mendukung wirausaha dan UMKM sebagai penopang perekonomian bangsa yang kini terdampak pandemi Covid-19. 

Program BBNEB dirancang untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat dengan pendampingan bagi UMKM untuk beradaptasi di tengah keterbatasan gerak usaha akibat pembatasan sosial yang berlaku.

Dalam pelaksanaan Program BBNEB, Sampoerna dan INOTEK menggandeng beberapa mitra strategis, diantaranya adalah Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemprov DKI Jakarta.  

Sejak Mei 2021, BBNEB telah memberikan pendampingan bagi lebih dari 500 UMKM dengan fokus pada komersialisasi produk untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup UMKM. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT