15 December 2021, 23:07 WIB

Halal Export Indonesia Bantu UMKM Produk Halal Masuk Pasar Global 


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

Dok. Pribadi
 Dok. Pribadi
Peluncuran Halal Export Indonesia

SEBAGAI jawaban atas belum adanya layanan yang secara khusus membantu pengusaha lokal go international dengan mudah, aktor dan pengusaha muda Ammar Zoni tergugah menginisiasi Halal Export Indonesia. 

Didukung oleh beberapa profesional muda yang mumpuni di bidangnya, Halal Export Indonesia adalah sebuah platform pengembangan UKM untuk siap ekspor dengan memberikan konten edukasi yang lengkap dan pendampingan, akselerasi kesiapan, kapasitas dan akses hingga ekspor, serta agregasi yang memberikan layanan dan dukungan untuk mensinergikan produk dan pasar di destinasi ekspor. 

CEO HEI Ammar Zoni mengatakan, industri ekspor-impor di Indonesia semakin berkembang. Terbukti dengan surplus neraca dagang di bulan Oktober 2021 yang mencapai nilai tertinggi dalam sejarah, dapat disimpulkan bahwa ekosistem ekspor di Indonesia sudah mulai tumbuh signifikan. Namun, sepertinya hanya bisnis dengan privilege khusus yang mampu menjangkau pasar global, sebagian besar UKM masih sempit peluangnya karena keterbatasan akses informasi serta belum ada yang benar-benar bisa membantu sampai berhasil go global. 

"Harapannya, dengan hadirnya platform HEI di Indonesia, para professional dan wirausahawan yang tergabung di dalam HEI dapat ikut memperkuat ekosistem ekspor di Indonesia dan mampu mendorong dan membuka peluang bagi semakin banyak UKM untuk bisa ekspor," kata Ammar 

Platform pemberdayaan UKM HEI memiliki tiga pilar yaitu edukasi, akselerasi dan agregasi, yang diaplikasikan kepada anggota UKM dalam tiga level. Pada pilar pertama, HEI akan memberikan akses edukasi komprehensif mulai dari virtual learning dengan modul-modul pembelajaran yang lengkap, sampai pemberian 1-on-1 mentoring untuk peserta UKM di level satu. 

Pada level selanjutnya, HEI akan mengakselerasi level bisnis UKM peserta HEI dengan program pendampingan yang disesuaikan sepenuhnya dengan kebutuhan dan peluang, agar produk UKM tersebut mampu bersaing dengan produk-produk luar negeri terutama di pasar negara tujuan ekspor. 

Pada level yang tertinggi, HEI akan berperan sebagai agregator antara calon eksportir dan pembeli di luar negeri dengan menggandeng mitra-mitra strategis untuk mendukung pembangunan ekosistem ekspor-impor HEI. Keseluruhan materi dan interaksi ini dilakukan melalui platform berbasis digital.  

Sesuai dengan misinya yang kental dengan pemberdayaan UKM terutama di industri halal, destinasi ekspor pertama yang dituju HEI pada saat ini adalah Uni Emirat Arab. 

Dengan diresmikannya Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Emirat Arab (Indonesia–United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement/IUAE-CEPA) pada September lalu, yang diantaranya mencakup bidang perdagangan elektronik dan digital ekonomi, artinya kolaborasi IUAE-CEAP akan mengakselerasi pertumbuhan jumlah UKM yang beralih ke platform digital. 

Baca juga : Beroperasi 17 Desember, Jepang Ikut Kelola Pelabuhan Patimban

Disamping itu, nilai ekspor produk Indonesia ke UAE tercatat mencapai USD1,12 Miliar pada Q3 2021, naik 34% di periode yang sama (YoY).  

“Potensi di UEA untuk ekspor cukup besar. Tidak hanya karena ceruk perdagangan produk ekspor dari Indonesia masih sangat besar, selain itu juga HEI melihat Uni Emirat Arab sebagai pilar untuk melakukan penetrasi di negara kawasan Teluk, Afrika, dan negara lainnya yang belum tercapai oleh ekspor Indonesia. Kolaborasi kami dengan Uni Emirat Arab saat ini hanyalah awal, karena kami melihat besar sekali peluang re-export dari dari sana ke kawasan lain di dunia”, tambah Ammar Zoni. 

HEI menjalin kerja sama dengan beberapa mitra strategis khususnya untuk melancarkan pembangunan ekosistem ekspor dengan destinasi Uni Emirat Arab. Mitra stragegis di sektor swasta termasuk Lulu Group International, perusahaan konglomerasi berbasis di Abu Dhabi yang nantinya akan menyediakan lokasi retail bagi produk-produk ekspor HEI dari Indonesia. 

Selain itu, juga ada kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia yang akan menjadi mitra layanan keuangan mulai dari fasilitas pembiayaan hingga pembayaran, serta berbagai pihak pendukung ekosistem seperti perusahaan logistik dan storage Hong Star yang akan menyediakan penyimpanan dan  distribution channel bagi HEI.  

Dari sisi pemerintah, HEI juga menjalin hubungan strategis dengan Indonesia Trade & Promotion Center (ITPC) di Dubai, serta pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Uni Emirat Arab. 

“Kami siap mendukung upaya Halal Export Indonesia, terutama dalam mewujudkan aspirasi UKM Indonesia agar produk-produk mereka mendunia. Insya Allah, HEI sukses memasarkan produk UKM Indonesia di UAE dan dunia. Saya sangat mengapresiasi komitmen HEI dan berharap kemitraan ini akan membuahkan hasil luar biasa bagi UKM Indonesia,: ujar Husin Bagis, Duta Besar Republik Indonesia untuk Uni Emirat Arab.   

Pada kegiatan peluncuran, Rabu (15/12), HEI menggandeng beberapa figur publik yang diajak untuk menjadi eksportir pertama HEI ke Uni Emirat Arab dalam sebuah kolaborasi #JuaraEksporIndonesia. Mereka adalah Irish Bella, Chacha Frederica, Zaskia Adya Mecca, Prilly Latuconsina dan pasangan selebriti Sultan Djorghi dan Anissa Hapsari, yang juga pemilik UKM dan sukses merintis dan mengembangkan produk lokal di sektor makanan, feseyn dan kecantikan. 

Program #JuaraEksporIndonesia diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi UKM di seluruh Indonesia yang memiliki mimpi untuk mendunia, yang akan diawali dengan kegiatan showcase produk-produk para public figure di outlet-outlet Lulu Group International di Indonesia, Dubai dan negara-negara lain bertepatan dengan grand launch HEI di awal tahun 2022. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT