30 November 2021, 22:34 WIB

BIB Lembang Kawal Pembinaan Peternak Warga dengan Pendampingan Rutin 


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Ekonomi

Antara/Aloysius Jarot Nugroho
 Antara/Aloysius Jarot Nugroho
Ilustrasi peternak sapi

DIREKTORAT Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian melalui balai inseminasi buatan (BIB) Lembang melakukan pembinaan secara rutin terhadap peternak lokal. 

Adapun bentuk pembinaan peternakan warga oleh BIB Lembang ialah memberikan tatacara atau pelatihan agar hewan ternak lancar bereproduksi. 

Kepala BIB Lembang Tri Harsi menyebut pihaknya melakukan pembinaan di pelbagai daerah, seperti Jawa Barat hingga Jawa Tengah. 

“Pembinaan di Jateng ada tiga kelompok, di Jabar banyak, ada di Tasik, di Garut ada, setiap tahun kami adakan,” papar Tri saat ditemui di lokasi balai inseminasi buatan Lembang Ditjen PKH, Selasa (30/11).  

Tri pun mengimbau agar kelompok-kelompok peternak lokal yang diberi bantuan oleh pemerintah agar bisa memanfaatkan kesempatan mendapatkan binaan secara rutin. 

“Kami kawal terus supaya mereka berkembang, jangan sampai kita malu kalau kita bantu peternak tapi sapinya gak bunting-bunting, jadi kita lakukan pendampingan rutin,” terangnya. 

Baca juga : Produksi Daging Sapi Lokal Menurun, BIB Lembang Tingkatkan Produksi Semen Beku 

“kami juga beri pembinaan, termasuk reproduksi, termasuk bantuan pakannya juga,” tambahnya. 

Tri pun menyadari bahwa masih banyaknya peternak lokal yang tak paham dengan manfaat limbah hewan ternak. 

“Ya memang belum semua peternak itu paham bagaimana memanfaatkan limbah yang baik, tapi pelan-pelan sudah ada di kelompok Jepara itu sudah bagus,” ucapnya. 

“Dampaknya kan memang petani yang kandangnya di deket masyarakat kan jelas menganggu bau, jorok, itu pelan-pelan kita harus ubah,” tambahnya. 

Caranya, kata Tri, ia mengimbau peternak lokal agar melakukan reproduksi limbah sehingga masalah pengelolaan limbah pun bisa teratasi. 

“Manfaat limbah jika dikelola dengan baik luar biasa bisa dijual juga, banyak usaha tanaman hias dan lainnya yang membutuhkan,” pungkasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT