19 November 2021, 16:27 WIB

Gandeng Grup Band, Trik Sepatu Merek Lokal Bertahan Saat Pandemi


mediaindonesia.com | Ekonomi

Ist
 Ist
Produsen sepatu lokal Beazt sudah beberapa kali melakukan kolaborasi dengan band-band lokal terkenal.

PANDEMI Covid-19 memberi imbas luar biasa terhadap bisnis di Tanah Air. Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) pernah mengatakan bahwa produsen sepatu di Tanah Air harus berjuang untuk bisa bertahan terhadap dampak pandemi.

Memang diakui Aprisindo, tak semua produsen sepatu terkena imbas pandemi. Sejumlah produsen sepatu masih bertahan terutama produsen sepatu branded seperti Nike, Adidas, dan Reebok kuat bertahan.

Sepatu non-branded dan produk lokal harus bersusah payah dalam menghadapi dampak pandemi. Namun ternyata tak semua produk lokal kalah dengan kondisi pandemi. Beberapa sepatu merek lokal mampu bertahan dan tetap tumbuh.

Dalam memasarkan produknya, beberapa produsen sepatu lokal terus melakukan terobosan dan mencoba keluar dari gaya pemasaran konvensional. Brand sepatu lokal yang patut diacungi jempol adalah brand sepatu lokal Beazt.

Kendati merek lokal, brand Beazt mulai mampu bersaing dengan sepatu branded berasal dari negara lain dan sudah lama dikenal. Di kalangan milenial, merek sepatu Beazt mulai popular setelah melakukan gebrakan dengan grup musik rock Pee Wee Gaskins.

Band rock yang berdiri tahun 2001 dengan line up personel  Dochi, Sansan, Ai, Omo, dan Aldy telah memiliki banyak penggemar. Pada 2018, Pee Wee Gaskins merilis mini album, berjudul "Salute To 90's". Album ini berisi lima cover lagu-lagu terfavorit di Indonesia masa 90'an.

Pada 2019, Pee Wee Gaskins merilis album baru berjudul "Mixed Feeling". Dengan meroketnya popular grup musik aliran pop rock ini turut mampu mendongkak merek sepatu lokal Beazt. Tentunya omzet sepatu pun mengalami peningkatan.  

Setelah sukses menggandeng band Pee Wee Gaskins, kali ini Beazt Footwear (@beazt.id) dikabarkan akan berkolaborasi dengan salah satu band rock legenda di Indonesia. Band legenda ini adalah God Bless, siapa yang tak kenal dengan band rock satu ini.

Dilihat dari unggahan Instagram sang owner sepatu Beazt, Arief Juntara, sepatu kolaborasi ini sedang dalam tahap development. Beredar juga kabar, bahwa sepatu ini akan dirilis terbatas dan eksklusif dengan sekitar 500-1.000 pasang saja.

Dengan besarnya market yang dimiliki Beazt sekarang, dengan followers Instagram kurang lebih 85 ribu pengikut, sepatu edisi terbatas ini diprediksi bakal menjadi rebutan nantinya di kalangan penikmat sepatu lokal.

"Selain bisa didapatkan melalui marketplace Shopee, produk dari Beazt ini nanti juga bisa didapatkan melalui website www.beaztindonesia.com," ucap Arief pada keterangan pers, Jumat (19/11).

Sebelumnya, Beazt (@beazt.id) sudah beberapa kali melakukan kolaborasi dengan band-band lokal terkenal, sebut saja seperti Sisitipsi, Deadsquad, Pee Wee Gaskins, dan The Upstairs. 

Muncul juga desas-desus akan adanya kolaborasi Beazt dengan salah satu band rock terkenal Tanah Air yang berasal dari Bali. Bisa dilihat nanti, apakah kolaborasi itu akan terealisasikan?

Saat ini, Beazt memang menjadi salah satu brand sepatu lokal yang cukup sering melakukan kolaborasi. Baik dengan musisi ataupun dengan para rider skateboard terkenal Tanah Air. Tak heran, penjualan Beazt pun terus meningkat dikarenakan adanya kolaborasi-kolaborasi ini.

Sepak terjang dan kolaborasi yang dilakukan sepatu lokal Beazt yang satu ini selalu membuat kejutan dan terobosan yang tak terduga. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT