20 October 2021, 12:45 WIB

Realisasi TKDN PLN di Proyek Kelistrikan Capai Rp35,32 T


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

ANTARA/Ahmad Subaidi
 ANTARA/Ahmad Subaidi
Petugas PLN melakukan pengecekan kondisi kelistrikan di Gardu Induk PLTU Jeranjang di Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, NTB.

PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN mengupayakan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk meningkatkan pertumbuhan industri lokal Tanah Air dalam memberikan pasokan listrik.

Hingga kuartal III 2021, TKDN pada proyek kelistrikan mencapai 47,31% atau setara Rp35,32 triliun yang diserap industri dalam negeri, dari total realisasi sebesar Rp74,65 triliun.

"PLN terus meningkatkan pemakaian produk dalam negeri di berbagai proyek kelistrikan," kata Executive Vice President Komunikasi Korporat PLN Agung Murdifi dalam keterangan yang dikutip Rabu (20/10).

Baca juga: Pertanian Menjadi Penyelamat, Ekonomi Pulih, Bangsa Kuat

Dia menyebut, capaian TKDN ini paling banyak diserap untuk pembangunan transmisi dengan nilai 74,2%. Realisasi TKDN yang digelontorkan PLN sebesar Rp13,72 triliun. 

Sedangkan, untuk pembangunan distribusi nilai TKDN mencapai 66,4% dengan realisasi sebesar Rp4,52 triliun.

Untuk proyek gardu induk, nilai TKDN yang digunakan mencapai 50,2% dan untuk pembangkit mencapai 29,4%. Realisasi TKDN untuk pembangunan gardu induk sebesar Rp6,19 triliun dan untuk pembangkit sebesar Rp10,89 triliun.

Saat ini, lanjut Agung, seluruh pekerjaan dan material distribusi telah dilaksanakan oleh perusahaan dalam negeri. Untuk pekerjaan transmisi dan gardu induk diklaim sepenuhnya dilaksanakan oleh perusahaan dalam negeri.

"Sementara dalam pekerjaan infrastruktur pembangkit, tantangan masih cukup besar dan baru sebagian pekerjaan yang dapat dilaksanakan oleh Perusahaan dalam negeri," ungkapnya.

Agung menjelaskan PLN dari 2018 berupaya meningkatkan nilai TKDN. Langkah ini dilakukan PLN selain untuk mendorong perekonomian lokal juga untuk meningkatkan efisiensi.

"Kami terus berupaya meningkatkan TKDN untuk mendorong pertumbuhan industri dalam negeri. Kami mentargetkan PLN bisa mencapai nilai TKDN sampai 60 persen di 2025 mendatang," ucapnya.

Beberapa langkah dilakukan PLN untuk mencapai target ialah sinergi baik antara sesama BUMN dan pemerintah. Lalu, melakukan kolaborasi dengan industri lokal dan lainnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT