17 October 2021, 11:24 WIB

Wamendag Siap Dorong Pembangunan Sumatera Utara


mediaindonesia.com | Ekonomi

Ist
 Ist
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga.

WAKIL Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga berjanji untuk turut membantu kemajuan pembangunan Sumatera Utara (Sumut).

Hal ini dikatakan Wamendag saat melakukan rangkaian kunjungan di Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan dan Kabupaten Toba.

Bersama Wamendag, anggota DPR RI dari Dapil Sumut 2 Lamhot Sinaga, Wamendag Jerry melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan dari kawasan Sumut bagian tengah dan barat tersebut antara lain sektor pertanian, perkebunan, pertambangan, energi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), dan pariwisata.

" Ada beberapa sektor yang punya potensi besar dan kami akan membantu dari sisi logistik dan perdagangan," kata Wamendag dalam keterangan pers, Minggu (17/10).

Dalam bidang pertanian dan perkebunan, beberapa kabupaten yang dikunjungi Wamendag mempresentasikan potensi tanaman pangan, kopi, dan kelapa sawit.

Selain itu, jagung, bawang merah, dan kentang tengah dikembangkan sangat intensif melalui program food estate. Saat ini program tersebut berada pada tahap demonstration plot (Demplot) atau pembukaan lahan percontohan. Meski demikian hasilnya cukup baik.

" Rata-rata produktifitasnya melebihi produktifitas nasional. Untuk jagung misalnya, per hektare bisa mencapai 5,7 ton," jelas anggota DPR RI Lamhot Sinaga.

Dalam bidang perkebunan terdapat potensi kopi, kelapa sawit dan buah-buahan seperti durian. Durian Medan atau Sumut yang terkenal banyak dipasok salah satunya dari kawasan itu.

Hal menarik lain yang perlu didorong pengembangannya adalah pariwisata yang berpusat di Danau Toba. Seperti diketahui, Danau Toba sudah ditetapkan sebagai kawasan super prioritas oleh pemerintah pusat.

Mengenai hal itu, Wamendag Jerry Sambuaga berjanji akan membantu mendukung dari sektor perdagangan.

" Ada beberapa fokus kami dalam hal ini yaitu membantu menunjang logistik, penyediaan sarana dan prasarana perdagangan dan fasilitasi perdagangan bagi semua level, baik level kecil dan menengah maupun level besar. Tujuannya agar perdagangan benar-benar bisa menunjang Perekonomian secara umum dan tentu demi kesejahteraan masyarakat," papar Jerry.

Untuk membantu produsen lokal khususnya petani, peternak dan nelayan Kementerian Perdagangan punya skema fasilitasi gudang SRG (Sistem Resi Gudang) maupun non-SRG. Selain itu juga ada fasilitas pelatihan untuk desain produk hingga pemasaran. 

" Bahkan kami menggandeng perusahaan teknologi besar seperti Google untuk berkolaborasi dalam pelatihan-pelatihan UMKM," kata Jerry. 

Menurut Wamendag kolaborasi dengan semua pelaku dan stake holder adalah kunci untuk menunjang perdagangan. 

" Pemerintah berupaya terus membangun regulasi yang kondusif bagi pelaku serta fasilitasi yang tepat. Stake holder lain yang punya sumber daya dan kepentingan bisa mendorong agar perdagangan masyarakat terus tumbuh," kata Jerry.

Sebagai contoh, dalam Sistem Resi Gudang, Jerry mengatakan bahwa dirinya dan jajaran di Kemendag terus berupaya menyambungkan petani dengan perbankan, pelaku usaha pengelola gudang dan jaringan ritel sebagai off taker. Tujuannya agar perdagangan bisa berjalan dengan baik dan memberikan keuntungan bagi semua pihak.

Wamendag melihat tekad masing-masing Pemerintah Kabupaten setempat luar buasa untuk membantu masyarakat mengembangkan potensi-potensinya.

Karena itu, Jerry memberikan apresiasi kepada Bupati-Bupati Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Kabupaten, Toba, Kabupaten Samosir, Simalungun dan Kabupaten lain di Sumut.

Menurutnya, banyak terobosan yang sudah dilakukan dan Pemerintah pusat selalu siap mendukung Pembangunan Daerah. 

"Saya juga mengapresiasi Bang Lamhot Sinaga yang sangat aktif memfasilitasi pemgembangan potensi Daerah. Ke depan kmai berharap bisa berkoordinasi lebih baik agar perdagangan masyarakat makin baik bahkan bisa menembus ekspor," tutup Jerry. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT