30 September 2021, 17:23 WIB

Menkop UKM Sambut Baik Pemasaran Produk UKM Melalui IKEA


 Despian Nurhidayat | Ekonomi

Antara
 Antara
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki. 

MENTERI Koperasi dan UKM Teten Masduki menyambut baik inisiasi PT IKEA Indonesia untuk bekerja sama dalam mendukung promosi dan pemasaran produk UKM sektor kerajinan, fesyen dan personal care melalui program Teras Indonesia.

Teten mengatakan, kerja sama ini merupakan momentum untuk mendorong produk UKM naik kelas. “Ini sekaligus mengangkat narasi produk UKM Indonesia dengan kualitas yang tidak kalah saing dengan brand besar,” ungkapnya dalam acara Penandatanganan MoU Kemenkop UKM dengan IKEA Indonesia di Jakarta, Kamis (30/9).

Saat ini, IKEA telah mengakomodasi berbagai produk dari 6 UKM untuk di promosikan di IKEA Jakarta Garden City dalam periode bulanan.

Seiring dengan menurunnya pandemi Covid-19, dan pembukaan pembatasan kegiatan masyarakat,  IKEA Indonesia diharapkan dapat membuka kesempatan yang lebih besar untuk UKM dari sektor lain yang memiliki nilai tambah seperti kerajinan dan home decor.

“Kemarin, saya berkesempatan untuk mengunjungi sentra UKM furnitur di Jawa Tengah. Dalam kunjungan tersebut, saya melihat bahwa produk UKM lokal memiliki kualitas yang baik. Produk-produk seperti kursi, meja, kabinet, pintu yang memanfaatkan bahan baku dari Jawa Tengah diekspor ke berbagai negara,” kata Teten.

Melalui kolaborasi dengan IKEA, Teten berharap ke depannya IKEA Indonesia dapat menyerap lebih banyak produk UKM binaan lainnya. Pendampingan, pelatihan, kurasi dan research and development dapat dilakukan bersama-sama untuk menghasilkan produk sesuai minat pasar.

“Saya ingin mengajak perusahaan besar lain untuk terus bersinergi bersama pemerintah dalam upaya mendorong UKM masuk dalam rantai pasok nasional dan internasional sehingga UKM Bangkit, Indonesia Tangguh,” tuturnya.

Sementara itu, President Director PT Rumah Mebel Nusantara (IKEA Indonesia) Patrik Lindvall menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan pemerintah untuk melakukan berbagai inisiatif, mulai dari menggelar sentra vaksinasi, mengumpulkan donasi, hingga menyediakan Teras Indonesia bagi UKM untuk menjual produknya.

“Kami percaya melalui kegiatan ini, IKEA Jakarta Garden City dapat menjadi tetangga yang baik bagi masyarakat sekitar,” kata Patrik.

Sementara itu, Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur Muhammad Anwar turut mendukung serta memberikan apresiasi untuk upaya yang dilakukan IKEA dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat Jakarta Timur dan sekitarnya.

Ia juga berharap kerja sama yang baik ini dapat terus terjalin dan menghasilkan kolaborasi bermanfaat lainnya di masa mendatang.

IKEA Jakarta Garden City juga telah menyatakan komitmennya untuk turut memberdayakan UKM lokal dengan menyediakan area pameran secara gratis dalam program Teras Indonesia. IKEA Jakarta Garden City menyediakan total area seluas 1.000 meter persegi yang tersebar di beberapa lantai.

Saat ini, terdapat 16 UKM yang menjual produk unggulannya di Teras Indonesia IKEA Jakarta Garden City. Ini merupakan jumlah UMKM terbanyak yang digandeng IKEA dibandingkan toko IKEA lainnya.

Duta Besar Swedia untuk Indonesia Marina Berg menguturkan, berharap brand asal Swedia itu dapat membawa berbagai peluang baru bagi UKM.

“Dan juga semakin memperkuat hubungan Indonesia dengan Swedia yang sudah terjalin dengan sangat baik selama ini,” ujar Marina.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang UKM Kemenkop UKM Hanung Harimba Rahman mengatakan, produk yang sudah masuk IKEA menandakan bahwa standar UKM sudah bagus.

"Produknya sudah siap masuk ke pasar internasional. Itu yang paling penting. Kita tadi sudah sepakat, nanti akan ditingkatkan," kata Hanung.

Menurut Hanung, MoU ini baru tahap awal dan akan terus dikembangkan dengan program-program lain. Misalnya, bagaimana memasarkan produk atau kekayaan dari Indonesja.

"Agar nanti ke depannya bisa kita bicarakan. Misalkan, produk anyaman dari NTT atau Tenun, bisa kita lihat produk-produknya," sambungnya.

Syarat-syarat lain selain kualitas produk, juga produk UKM yang sudah berbadan hukum. Dia berharap pendaftaran untuk produk UKM akan dipermudah.

Di samping itu, produk UKM juga akan masuk katalog IKEA. Di mana UMKM di katalog bisa dipakai ke platfrom ASEAN dan bahkan, katalog ini juga akan dihubungkan ke belanja barang dan jasa pemerintah.

"Artinya, kalau perusahan-perusahaan ASEAN tertarik, mereka bisa menghubungi langsung ke pembuatnya. Dan itu juga bisa kita buat untuk hal-hal yang lain. Jadi nanti kita akan masukan ke katalog lain," pungkas Hanung. (Des/OL-09)

BERITA TERKAIT