02 September 2021, 09:10 WIB

Tol Serpong – Balaraja Ditargetkan Selesai Tahun Ini


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

Antara
 Antara
Pekerja menyelesaikan pembangunan jalan Tol Serpong Balaraja (Serbaraja) seksi pertama di Kawasan Serpong, Tangerang, Selasa (24/8/2021)

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) mengupayakan penyelesaian jalan Tol Serpong – Balaraja (Serbaraja) agar rampung di akhir tahun 2021.

Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono mengatakan, kehadiran jalan tol yang membentang 39,4 kilometer/km ini dapat meningkatkan konektivitas wilayah Jakarta menuju akses ke Merak, Banten.

"Dengan meningkatnya konektivitas, kawasan industri yang terkonsentrasi di Tangerang hingga Serang dan Cilegon dapat terlayani kebutuhan logistiknya,” ucapnya dalam keterangannya, Kamis (2/9).

PUPR menjabarkan, Tol Serpong-Balaraja terdiri atas 3 seksi, yakni seksi I (BSD–Legok) sepanjang 9,3 km, seksi II (Legok–Tigaraksa Selatan) 11,5 km, dan seksi III (Tigaraksa Selatan–Balaraja) 18,6 km dengan total nilai investasi sebesar Rp 14,37 triliun dan biaya konstruksi sekitar Rp 6,17 triliun.

Skema pembiayaan pembangunan tol sendiri ialah diinisiasi oleh pihak swasta untuk mendukung program pemerintah dalam pengembangan jaringan jalan bebas hambatan. Ditargetkan konstruksi keseluruhan akan rampung pada 2024.

Pembangunan Jalan Tol Serpong - Balaraja dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Trans Bumi Serbaraja saat ini tengah melakukan penyelesaian Seksi 1A sepanjang 5,15 Km yang terdiri dari 3 paket pekerjaan. Paket 1 (2,3 Km) masih dalam tahap pembebasan lahan, Paket 2 (0,95 Km) dengan progres mencapai 54,1%, kemudian Paket 3 (1,9 Km) progres mencapai 25,18% dan ditargetkan konstruksinya akan rampung pada akhir tahun 2021.

Jalan tol Serpong - Balaraja direncanakan akan memiliki 8 Simpang Susun (SS) yang bisa menjadi akses baru dari Serpong hingga Balaraja, yakni SS CBD, SS Industri, SS Legok, SS Mekar Jaya, SS Pasir Barat, SS Jambe, SS Cileles, dan SS Tigaraksa.

Jalan Tol Serpong - Balaraja juga akan terkoneksi dengan sejumlah Jalan Tol lainnya, yaitu Jalan Tol Serpong - Ulujami yang juga terkoneksi dengan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 1 dan JORR 2. Sehingga nantinya akan semakin mempersingkat waktu tempuh dari Serpong BSD menuju Jakarta dan Merak, yang diharapkan semakin mengembangkan layanan logistik sekitar wilayah kawasan Tangerang – Serang – Cilegon Banten. (OL-13)

Baca Juga: Harga Emas Turun Tipis Menunggu Data Stimulus Pandemi AS Keluar

BERITA TERKAIT