26 July 2021, 22:15 WIB

Sandiaga akan Dorong Percepatan Pencairan Dana Hibah Pariwisata


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

Antara/Asprilla Dwi Adha
 Antara/Asprilla Dwi Adha
Menparekraf Sandiaga Uno

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, penyaluran dana hibah pariwisata sebesar Rp3,7 triliun pada tahun ini masih diproses oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). 

Bantuan itu merupakan hibah dana tunai melalui mekanisme transfer ke daerah yang ditujukan ke pemda dan usaha sektor pariwisata.

"Skemanya mengalami stagnasi dengan Kemenkeu. Per hari ini kami dorong, tapi kami enggak salahkan siapa-siapa. Kemenkeu ingin program ini tepat sasaran tepat manfaat," kata Sandiaga dalam Weekly Briefing Media secara virtual, Senin (26/7).

Skema Hibah Pariwisata itu nantinya menjadi menjadi Bantuan Pemerintah untuk Usaha Pariwisata (BPUP). Adapun, basis data usulan BPUP 2021 didapat dari data BPKM terkait perusahaan di sektor pariwisata yang terdaftar di Online Single Submission (OSS) dan berdasarkan data BPS jumlah tenaga kerja. 

“Untuk BIP saat ini on progress tahapannya, tengah memasuki kurasi proposal. Doakan segera selesai dan segera didistribusikan,” kata Menparekraf. 

Baca juga : Abu Dhabi Pangkas Biaya Pendaftaran Bisnis hingga 90%

Sektor pariwisata sendiri dikatakan rentan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai dampak COVID-19. Hasil survei BPS pada 2020 menunjukan, covid-19 membuat 52,52% usaha pariwisata melakukan pengurangan pekerja.

Tak tinggal diam, Sandiaga mengaku akan mempercepat penyaluran bantuan lain lewat program pemulihan ekonomi nasional (PEN) senilai Rp2,4 triliun guna membantu pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) yang terdampak kebijakan PPKM.

Sandiaga pun telah memberikan arahan kepada semua deputi jajarannya untuk melakukan percepatan penyaluran program PEN sebesar Rp2,4 triliun yang disalurkan lewat sejumlah program seperti Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI), sertifikasi CHSE bagi usaha pariwisata dan lainnya.

"Kami bentuk tim percepatan minggu lalu. Ada Rp2,4 triliun akan dialokasikan untuk beberapa program seperti tempat istirahat para nakes, program Bangga Buatan Indonesia," tandas Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu. (OL-7)

BERITA TERKAIT