23 July 2021, 17:05 WIB

Peredaran Uang Tembus Rp7.119 Triliun pada Juni


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

AFP
 AFP
Warga menunjukkan uang yang diterimanya dari pemerintah di Surabaya, Jawa Timur, Senin (19/7).

BANK Indonesia (BI) mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) pada Juni 2021 tembus Rp7.119,6 triliun. Jumlah itu meningkat 11,4% secara tahunan (yoy) dan tumbuh 8,1% secara bulanan pada Mei 2021.

Direktur Eksekutif - Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono mengungkapkan, ada beberapa faktor yang membuat adanya peningkatan M2 pada Juni.

"Ini dipengaruhi oleh pertumbuhan aktiva luar negeri bersih dan perbaikan penyaluran kredit," kata Erwin dalam keterangannya, Jumat (23/7).

Penyaluran kredit tercatat tumbuh positif 0,4% (yoy), setelah mencatat pertumbuhan negatif sejak September 2020.

Kemudian, BI juga menyebut, faktor aktiva luar negeri bersih tumbuh sebesar 11,5% (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada Mei 2021 sebesar 6,4% (yoy).

Selain itu, peningkatan M2 di Juni juga dikatakan karena didorong oleh akselerasi komponen uang beredar sempit (M1) dan uang kuasi.

Komponen M1 pada Juni 2021, lanjut Erwin, tumbuh sebesar 17,0% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan Mei 2021 sebesar 12,6% (yoy).

"Pertumbuhan uang kuasi juga meningkat, dari 6,8% (yoy) pada bulan sebelumnya menjadi 9,6% (yoy) pada Juni 2021," jelas Erwin.

Di sisi lain, tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat tumbuh 33,9% (yoy), lebih rendah dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 61,4% (yoy). (E-3)

BERITA TERKAIT