22 July 2021, 16:35 WIB

Pasar Sakti Siap Jadi Solusi Bagi Masyarakat dan Pelaku UMKM


Mediaindonesia.com | Ekonomi

Dok.Link Net
 Dok.Link Net
Para pembicara dalam acara pembukaan Pasar SAKTI (Shop and Share Awesome Knowledge – Things and Inspiration) .

PANDEMI covid-19 yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia selama hampir dua tahun terakhir memang telah memporak-porandakan berbagai sektor kehidupan. Banyak pelaku usaha yang terpaksa gulung tikar dan tidak sedikit orang yang kehilangan pekerjaan akibat wabah berkepanjangan itu.

Berbagai upaya pun sudah dilakukan pemerintah Indonesia. Terakhir, pemerintah menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pertanyaannya kemudian adalah sampai pandemi itu akan berlangsung?

Baca juga: Presiden Perintahkan Percepatan Digitalisasi UMKM

Berangkat dari situlah PT Link Net melalui First Academy menyelenggarakan Pasar SAKTI (Shop and Share Awesome Knowledge – Things and Inspiration) dengan tagline 'Mendapat KeSAKTIan di Tengah Ketidakpastian. Melalui festival dan job fair berkonsep virtual animasi 3D  yang berlangsung pada 26 Juli hingga 1 Agustus itu diharapkan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan pekerjaan dan juga para pelaku UMKM.

Diungkapkan President Director and CEO PT Link Net Tbk Marlo Budiman, pasar SAKTI merupakan rangkaian virtual event yang berfokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia serta pemanfaatan teknologi dan digitalisasi bagi sektor usaha kecil menengah dan startup. Program ini bertujuan mendorong pengembangan bisnis sekaligus mendukung  upaya pemerintah untuk memulihkan perekonomian Indonesia, salah satunya UMKM sebagai salah satu sektor paling terdampak oleh pandemi covid-19.

Untuk diketahui pandemi telah menyebabkan penurunan omzet pelaku UMKM seiring turunnya daya beli masyarakat. Pada 2020, kontribusi sektor UMKM terhadap PDB nasional mengalami penurunan sebesar 23% (yoy) dari 60,3% menjadi 37,3%, dan tahun ini diproyeksi akan kembali turun sekitar 4%.

“Pergeseran pola konsumsi barang dan jasa dari offline ke online akibat pandemi covid-19, jadi peluang dan momentum tepat digitalisasi UMKM melalui sinergi dan kolaborasi guna mendukung pengembangan sektor potensial ini. Potensi digitalisasi ekonomi Indonesia masih sangat besar peluangnya dengan adanya bonus demografis dan penetrasi internet yang terus meningkat setiap tahunnya,” ujar Marlo.

Pembatasan aktivitas dan mobilitas di masa pandemi juga memberikan peluang bagi sektor UMKM ataupun startup untuk memasarkan jasa dan produknya secara daring. Hal serupa juga tercantum dalam hasil riset Katadata Insight Center (KIC) 2020 yang menyebut sebanyak 80.6% pelaku UMKM mengaku merasa terbantu dengan penggunaan internet. Para pelaku UMKM yang memilih cara lain untuk bertahan, sekitar 29% dari mereka bahkan berekspansi dengan menambah jenis saluran penjualan dan pemasaran.

Seluruh pelaku usaha kecil menengah dan bisnis komersial berkesempatan memanfaatkan virtual event Pasar SAKTI sebagai platform untuk mengenalkan layanan dan produknya secara luas melalui Pasar UKM dan Komersial. Selain itu, seluruh partisipan, khususnya mereka para job hunters dan perusahaan juga dapat saling terhubung pada Pasar Tenaga Kerja, serta mendapatkan beragam pengetahuan dan wawasan di Pasar Ilmu (webinar) yang akan diisi mulai dari mega seminar, talkshow & small seminar hingga workshop & classes bersama pemateri-pemateri ahli di bidangnya.

“Dalam bisnis pastinya akan menghadapi pasang  surut. Namun berbekal skill dan kompetensi, setidaknya kemampuan dasar akan sangat membantu para pelaku bisnis usaha kecil dan menengah, startup bahkan profesional untuk bisa menghadapi berbagai perubahan dan tantangan,” tambah Director PT Infra Solusi Indonesia sekaligus Chief Human Capital Officer PT Link Net Tbk, Yosafat Hutagalung.

Sebagai inkubator pengetahuan, First Academy memiliki misi untuk mengembangkan dan membantu ekosistem pengembangan Sumber Daya Manusia di Indonesia.  Berkolaborasi dengan pengamat atau pakar di bidangnya yang meliputi people, process, dan technology, Pasar SAKTI akan turut mendorong transformasi digital di sektor UMKM, karena teknologi dan digitalisasi menjadi satu hal yang ke depannya harus dapat dioptimalkan.

Nicky Clara, COO ThisAble Enterprise dan Director of Strategic Partnership Tenoon turut menyampaikan dukungannya. Menurut Nicky, Pasar SAKTI berpotensi menjadi salah satu support system untuk bisa saling bahu membahu, menguatkan satu sama lain di tengah keterbatasan.

“Survive, percaya diri, berani mencoba dan tidak takut gagal meski dengan segala keterbatasan, inilah yang memang terus kami suarakan di ThisAble Enterprise dan Tenoon. Bahwa optimistime yang diikuti dengan semangat, ketekunan dan kegigihan akan memberikan hasil yang tidak akan mengkhianati proses. Begitu pun mereka yang memiliki keterbatasan juga memiliki kesempatan untuk menunjukkan diri bahwa mereka mampu berkembang dan bersaing.”

Di setiap tenant yang ada di Pasar SAKTI akan tersedia berbagai konten informatif serta fitur chat yang memungkinkan seluruh partisipan untuk berinteraksi ataupun melakukan transaksi komersial secara online. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT