20 May 2021, 11:00 WIB

Kinerja Ekonomi Kuartal II-2021 Berharap pada Momentum Ramadan


Fetry Wuryasti | Ekonomi

dok.mi
 dok.mi
Ilustrasi

KINERJA ekonomi pada kuartal II-2021 menjadi harapan bagi para pelaku pasar. Rilis kinerja yang positif dinilai dapat meningkatkan kepercayaan diri pelaku pasar terhadap iklim investasi di Indonesia.

"Kinerja kuartal II-2021 yang didorong momentum Ramadan dan Lebaran dinilai membawa keuntungan setidaknya bagi dua sektor, yaitu konsumsi rumah tangga dari sisi pengeluaran dan sektor perdagangan dari sisi lapangan usaha. Diprakirakan kedua sektor ini akan tumbuh pada kuartal II-2021," Kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Kamis (20/5).

Sejumlah pusat perbelanjaan yang terlihat mulai diramaikan oleh konsumen menjadi sinyal terhadap membaiknya daya beli Hal tersebut berbanding terbalik jika kita mengacu pada momentum Ramadhan dan Lebaran tahun lalu.

Namun pada satu sisi, larangan mudik serta pengetatan aktivitas masyarakat dinilai masih menjadi tekanan pada pertumbuhan ekonomi pada kuartal ini.

"Saat ini kami melihat konsumsi masyarakat perlu dijaga, sehingga naiknya PMI Manufaktur yang saat ini masih bertahan di zona ekspansi perlu dijaga ritmenya," kata Nico.

Hal tersebut seiring dengan naiknya produktivitas pabrik yang perlu disertai dengan kenaikan konsumsi masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan diri pelaku usaha.

Sementara dari sisi konsumsi, diharapkan akan menanjak signifikan pada Mei melalui Ramadan dan Lebaran. Setidaknya tren optimisme konsumsi masyarakat terus naik sejalan dengan distribusi dari vaksinasi.

Namun tetap hati-hati, tekanan terhadap pemulihan ekonomi juga masih tidak lepas dari meningkatnya jumlah infeksi Covid-19.

"Oleh sebab itu, harapannya adalah untuk menjaga momentum ini, pemerintah bisa terus mendorong percepatan vaksin untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat untuk tetap melakukan konsumsi," kata Nico. (OL-13)

BERITA TERKAIT