06 May 2021, 04:25 WIB

Kebangkitan Ekonomi Indonesia Dimulai Dari Dukungan Untuk UMKM


Despian Nurhidayat | Ekonomi

ANTARA
 ANTARA
Ilustrasi UMKM

KEBANGKITAN perekonomian Indonesia dapat dimulai dari dukungan baik berupa pendanaan maupun dukungan teknis lain kepada pelaku UMKM. Kebijakan pemerintah yang melanjutkan stimulus untuk pelaku UMKM agar mampu bertahan di tengah pandemi dinilai jadi langkah yang tepat.

Pasalnya stimulus yang diberikan berupa subsidi suku bunga, bantuan langsung pembiayaan, termasuk fasilitas masuk ke e-commerce atau market place.

"Pengembangan kewirausahaan dan kompetensi sangat diperlukan karena berperan penting di dalam perekonomian, khususnya UMKM yang telah berulang kali membuktikan resilience-nya ketika terjadi krisis ekonomi," ungkap Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional Arsjad Rasjid, Rabu (5/5).

Untuk itu, Arsjad menambahkan bahwa Kadin dapat memainkan peran strategis dalam menjadi katalisator bagi pertumbuhan pengusaha nasional dan UMKM serta pengembangan kompetensinya.

Hal ini dapat dicapai antara lain dengan mendirikan innovation hub untuk berbagi ilmu, pengalaman dan melakukan program mentoring kepada UMKM dan pengusaha muda. Kemudian, juga mendorong peningkatan kualitas dan kapasitas pengusaha kita melalui program vocational training.

Menurutnya, di era digital seperti saat ini perlu mengakselerasi ekosistem usaha yang berbasiskan data dan ekonomi digital, karena teknologi digital telah mengubah cara berusaha dan berinteraksi dengan konsumen sehingga perlu beradaptasi.

Ia juga mendorong semua pihak untuk terus mengembangkan kewirausahaan sosial dengan menerapkan pendekatan yang inovatif dan berkelanjutan untuk memberikan dampak positif pada masyarakat, khususnya masyarakat kelas ekonomi bawah dan yang terpinggirkan.

Kadin juga berperanan dalam mengakselerasi transformasi Society 5.0, demi mendukung percepatan Industri Digital 4.0. Di Society 5.0, manusia memegang peranan yang lebih sentral, dan teknologi dimanfaatkan tidak hanya untuk kepentingan ekonomi, tapi juga memecahkan masalah-masalah sosial yang ada.

"Kunci untuk bangkit adalah pendanaan dan investasi. Karena itu setiap UMKM juga didorong agar tidak ada biaya-biaya tambahan, tegas Arsjad. (OL-15)

BERITA TERKAIT