04 May 2021, 00:09 WIB

Rukita Perkenalkan Kampanye Senyaman Di Rumah


RO | Ekonomi

Rukita
 Rukita
.

Perusahaan coliving Rukita dengan pertumbuhan terpesat di Indonesia resmi memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk 'Senyaman di Rumah'. Kampanye ini dirancang khusus sebagai respon atas persoalan kesehatan mental yang marak terjadi di masa pandemi yang belum berakhir di Indonesia.

Survei Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terhadap 130 negara terkait dampak pandemi covid-19, sebagian besar negara melaporkan peningkatan akses terhadap layanan kesehatan mental. 

WHO juga menyebutkan ada sejumlah faktor yang bisa memicu gangguan kesehatan mental, mulai dari kepedihan, isolasi, hingga kehilangan pendapatan dan ketakutan yang muncul akibat pandemi.

"Mengutip pernyataan WHO, salah satu penyebab masalah kesehatan mental yaitu isolasi di mana semenjak pandemi ruang gerak kita menjadi terbatas. Berbagai aktivitas lebih banyak dilakukan dari rumah, mulai dari bekerja, belajar, beribadah, dan sebagainya," ungkap Psikolog klinis Tara de Thouars.

Hal ini menurutnya, tentu akan berpengaruh pada kesehatan mental, karena pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan interaksi. Kebiasaan baru yang tiba-tiba harus dijalani tentu sedikit banyak akan berpengaruh pada kesehatan mental. Namun, risiko itu dapat diminimalisir dengan menciptakan suasana yang menyenangkan di hunian. 

Junius selaku Head of Customer Excellence Rukita meambahkan bahwa larangan mudik Lebaran oleh pemerintah tahun ini menjadi tahun kedua yang lagi-lagi membuat penghuni tidak dapat pulang ke kampung halaman yang tentunya merupakan situasi yang tidak mudah bagi para penghuni yang tinggal jauh dari keluarganya. 

"Berangkat dari permasalahan ini, kami memperkenalkan kampanye Senyaman di Rumah untuk menciptakan pengalaman tinggal yang lebih menyenangkan sehingga para penghuni tetap nyaman dan sehat baik secara fisik maupun mental meski mereka jauh dari keluarga. Kami berharap dengan adanya komunitas Rukees yang akrab dan beragam program lainnya dapat mengobati rasa rindu mereka akan rumah (homesick),” papar Junius.

Rukita secara aktif mengelola komunitas penghuni yang dinamai 'Rukees', salah satunya dengan mengadakan kegiatan daring, sehingga para penghuni tak lagi kesepian karena memiliki komunitas yang menjadi keluarga kedua mereka. 

Kegiatan yang kerap diadakan selama pandemi, mulai dari olahraga dan kompetisi game secara daring, hingga pembagian takjil yang diantarkan langsung ke kamar para penghuni selama Ramadan. 

Tim Community Associate yang bertugas di lapangan memiliki peranan yang tak kalah penting dalam menciptakan pengalaman tinggal senyaman di rumah dengan cara menunjukkan kepeduliannya kepada para penghuni melalui sentuhan personal yang sederhana namun bermakna. 

Rukita juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan memfasilitasi tes rapid antigen secara cuma-cuma bagi setiap penghuni baru sebelum masuk ke unit. Sedangkan penghuni lama yang akan kembali ke unit dari luar kota, wajib menyertakan hasil tes rapid antigen dalam waktu 3x24 jam. 

Agar suasana hunian lebih nyaman disediakan ruang atau spot khusus untuk bekerja lengkap dengan fasilitas pendukung serta desain menarik di sekitarnya. Alhasil aktivitas bekerja dari rumah (WFH) menjadi lebih efektif dan menyenangkan, serta tetap produktif. (S-4)

BERITA TERKAIT