29 April 2021, 20:26 WIB

BP2P Jawa I Fokus Rampungkan Rusun di Jakarta dan Banten


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

Dok. Kementerian PUPR
 Dok. Kementerian PUPR
Rusun garapan BP2P Jawa 1

SEBAGAI bagian dari Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa I berkomitmen mencapai target pembangunan rumah untuk rakyat yang menjadi penugasan pada tahun anggaran 2021. 

Saat ini, BP2P Jawa I tengah fokus membangun sejumlah rusun di wilayah DKI Jakarta dan Banten.

“Komitmen ini sangat penting bisa kami realisasikan demi terciptanya rumah untuk rakyat yang layak huni. Di sisi lain, ini merupakan kontribusi kami dalam mendukung pencapaian program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo,” ujar Kepala BP2P Jawa I Bisma Staniarto dalam keterangannga (29/4).

Pembangunan rumah susun yang dilaksanakan oleh BP2P Jawa I pada tahun ini berfokus pada penyediaan hunian bagi aparatur sipil negara (ASN) dan TNI-Polri. Untuk wilayah Jakarta BP2P Jawa I sedang menyelesaikan pembangunan sejumlah rusun, seperti: Rusun BNN, Rusun Badan Siber dan Sandi Negara, Rusun KKO Marinir (Jakarta Selatan,), Rusun Kemensos Bambu Apus, dan Rusun Mahkamah Agung (Jakarta Timur). 

Sedangkan pelaksanaan proyek rusun ASN di wilayah Banten meliputi Rusun ASN BBWS Cidanau Ciujung Cidurian di Serang.  Selain rusun ASN, BP2P Jawa I juga membangun hunian bagi mahasiswa dan santri di wilayah Banten. 

Baca juga : Pendapatan Impack Pratama Naik 34% di Kuartal 1 2021

Adapun, proyek rusun bagi santri sebagai berikut Rusun Pondok Pesantren Latansa di Lebak, Rusun Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara di Serang, Rusun Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin di  Serang, Rusun Mahasiswa Yayasan IIQ di Tangerang Selatan, dan Rusun Pondok Pesantren Mambaul hasan di Serang.

Sementara itu, KemenPUPR melalui Direktorat Jenderal Perumahan mencatat pencapaian kinerja Program Sejuta Rumah (PSR) pada triwulan pertama yakni periode Januari-Maret 2021 mencapai angka 164.071 unit rumah di seluruh Indonesia.

Capaian tersebut terdiri dari pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 146.766 unit dan rumah non MBR sebanyak 17.035 unit.

“Capaian Program Sejuta Rumah pada triwulan pertama yakni per tanggal 31 Maret 2021 sebanyak 164.071 unit rumah di seluruh Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid 

Menurut Khalawi, angka capaian Program Sejuta Rumah akan terus disampaikan  ke masyarakat  oleh Kementerian PUPR. Hal tersebut dilaksanakan untuk menunjukkan kinerja pemerintah bersama para pemangku kepentingan bidang perumahan dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat. (RO/OL-7) 

BERITA TERKAIT