28 April 2021, 22:31 WIB

Mentan SYL Pastikan Ketersediaan Pangan Aman Selama Lebaran


Bagus Suryo | Ekonomi

MI/Bagus Suryo
 MI/Bagus Suryo
Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo kunjungan kerja di Balitkabi, Malang, Jawa Timur, Rabu (28/4). 

Mentan Pastikan Ketersediaan Pangan Aman Selama Lebaran

KEMENTERIAN Pertanian memastikan stok dan harga pangan selama Ramadan dan Lebaran dalam kondisi aman. Kendati ada fluktuasi harga dinilai wajar yang penting tidak membuat keresahan di masyarakat.

Penegasan ini disampaikan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, Rabu (28/4) di Balitkabi Malang, Jawa Timur. Menurut dia, ketersediaan bahan pangan terutama 12 komoditi dipastikan terkendali sesuai yang diharapkan Presiden Joko widodo.

"Alhamdulillah dari perhitungan dan data yang kami miliki, kami berharap semua berjalan dalam track sesuai ketentuan yang kita harapkan," tegas SYL, demikian dia biasa disapa.

Sejauh ini pemerintah belum merasa perlu melakukan intervensi terlalu jauh, kendati terjadi dinamika harga pangan pada awal Ramadan semula stabil, lalu memasuki Lebaran terjadi kenaikan harga. Namun, dinamika itu masih dalam batas wajar selama tidak membuat kepanikan dan keresahan di masyarakat.

"Bahwa akan ada fluktuasi, dinamika itu memang seperti itu menjelang masuk Ramadan naik, lalu landai-landai, menjelang Lebaran Idul Fitri akan terjadi kenaikan. Kita tidak mengintervensi terlalu jauh," ungkapnya.

Namun, pihaknya sudah menyiapkan intervensi dengan memperlancar distribusi, mendistribusikan bahan pangan dari daerah produsen ke daerah devisit, dan upaya operasi pasar.

"Operasi pasar kalau memang kita butuhkan. Sampai saat ini kondisinya cukup terkendali dan baik, saya kira kurang lebih itu, doakan saja semoga sesuai dengan track yang ada," ujarnya.

Saat ini ketersediaan pangan melimpah karena dari sisi produksi meningkat, harga beras petani pun di atas HPP. Hal itu akan dipastikan langsung oleh Presiden Jokowi di Malang dengan berdialog bersama petani."Itu sesuai harapan kita di pertanian bahwa hasilnya melimpah produksinya melimpah," tuturnya.

Kalaupun terjadi sedikit persoalan soal harga karena permintaan dan kebutuhan, Kementan bersama Kemendag dan menteri lainnya akan terus menyikapi stabilisasi harga. Kondisi itu lantaran mengurus pertanian di berbagai daerah yang memiliki karakter berbeda-beda tentu dinamikanya juga terus berkembang.

"Kami bersama Bulog dan kementerian serta BUMN yang lain dan Menteri Perdagangan turus menyikapi hal-hal seperti itu," pungkasnya.(OL-13)

Baca Juga: Bendungan Cibeet dan Cijurey Bogor Dibangun Tahun Ini

BERITA TERKAIT