27 March 2021, 10:01 WIB

Stimulus Properti Dongkrak Penjualan Perumahan


Heryadi | Ekonomi

Dok.Grand Duta City
 Dok.Grand Duta City
Salah satu rumah contoh di perumahan Grand Duta City

KEBIJAKAN relaksasi dan stimulus di industri properti, antara lain  pembebasan 100% pajak pertambahan nilai (PPN) pembelian properti maksimal Rp2 miliar, suku bunga KPR/KPA terendah (4-5%), dan downpayment (DP) 0% telah mendongkrak pembelian properti Maret ini.

Menurut Managing Director Duta Putra Land, salah satu pengembang pengembang perumahan, Ali Munanda Soedarsono, kebijakan relaksasi dan stimulus di sektor properti mendorong konsumen dan investor melakukan transaksi properti di proyek-proyek Duta Putra Land. Salah satunya adalah Grand Duta City, di Bekasi Utara, yang mengalami kenaikan permintaan signifikan.
 
Ali mengatakan, di 2020 pun ketertarikan pada perumahan skala kota ini sudah tampak, tetapi sebagian menahan dengan berbagai pertimbangan. Namun ketika pemerintah memberikan banyak insentif mereka pun tak menyia-nyiakannya. DP 0% dan rendahnya suku bunga kredit kepemilikan rumah (KPR) menjadi waktu yang tepat untuk bertransaksi ke sektor properti.

“Untuk DP 0% banyak dimanfaatkan karyawan. Karena selama ini mereka punya kemampuan menyicil namun tidak punya dana besar di awal, sehingga DP 0% sangat membantu, ditambah bunga KPR rendah. Sebagai proyek baru, harga yang kami tawarkan adalah harga perdana di kawasan yang masuk kategori sunrise property (kawasan berkembang),” kata Ali di sela-sela acara Product Knowledge Grand Duta City, Peluncuran Cluster Baru The East Manhattan, di Marketing Gallery, Grand Duta City, Bekasi Utara, belum lama ini.

Dalam acara yang diikuti sekitar 500 property agent via daring dan 80 lead property agent secara offline (tatap muka) sesuai prokotol kesehatan, Ali menjelaskan, pertumbuhan bisnis properti di 2021 akan jauh lebih baik dibandingkan 2020. Pelonggaran aktivitas bisnis dengan protokol kesehatan sebagai budaya new normal dan vaksinasi sudah berjalan akan memberikan psikologi positif terhadap pasar properti.

“Duta Putra Land sangat confident, pasar properti tahun 2021 bisa tumbuh di atas 30% dibandingkan tahun 2020. Karena itu, kami me-launching klaster baru di Grand Duta City, Bekasi, The East Manhattan. Kenyataannya mendapatkan respons sangat positif dilihat dari banyaknya property agent yang bergabung memasarkan produk baru kami,” kata Ali.

Rilis Proyek Baru
Memanfaatkan momentum stimulus properti tersebut, kata Ali, pihaknya merilis klaster baru yaitu The East Manhattan. Rilis klaster ini dilakukan menyusul kesuksesan rilis klaster pertama The West Mahattan pada 2020 yang sudah terjual 85%. Pemasaran Tahap 1 klaster ini menawarkan 100 unit rumah, dari total 351 unit, di atas lahan 4,9 hektare.

Ali menjelaskan, berbeda dari klaster terdahulu (The West Manhattan), rumah dan lingkungan The East Manhattan ini didesain dengan mengadaptasi (menyesuaikan) budaya new normal. Di antaranya sistem flexible living concept agar rumah bisa digunakan untuk tempat tinggal, dan tempat bekerja dengan mengutamakan kenyamanan.  Misalnya kamar tidur bisa menjadi ruang kerja juga, kamar anak bisa pula digunakan untuk kegiatan belajar dan aktivitas lainnya, serta meja makan bisa dilipat sehingga dapat digunakan untuk ruang main anak atau berolahraga.

Selain itu, unsur kaca dan jendela juga diperbanyak, agar cahaya matahari dan udara segar leluasa masuk dan ada sirkulasi. Desain rumah sangat memprioritaskan kesehatan, fleksibilitas, dan kenyamanan. Arena di masa new normal ini keluarga lebih banyak berada di rumah. Dalam klasternya pun disediakan fasilitas club house, taman yang luas dan playground yang semua merupakan fasilitas privat khusus untuk penghuni The East Manhattan agar mereka tidak perlu keluar klaster untuk berolahraga.

Rumah di The East Manhattan ditawarkan dalam beberapa tipe dengan harga estimasi mulai dari Rp800 juta. Saat ini pemasarannya dalam tahap pre-launch dengan sistem NUP (Nomor Urut Pemesanan). Sementara target market-nya adalah pengusaha dan profesional muda yang membutuhkan lingkungan perumahan yang tertata dan berkualitas, yang selama ini pilihannya sangat sedikit.

“Keluarga-keluarga yang sudah betah di tinggal di Bekasi dan ingin meningkatkan kualitas hidupnya. Mereka tidak hanya sekedar membeli rumah tetapi mempertimbangkan kualitas kesehatannya,” jelas Ali dalam keterangan resmi Sabtu (27/3).

Ke depan, ungkap Ali, lokasi Grand Duta City Bekasi akan semakin strategis dengan masifnya pembangunan infrastruktur, terutama akses terbaru Tol JORR 2 (Cibitung-Cilincing-Tanjung Priok) yang dekat dengan Grand Duta City menjadikan jarak dan waktu tempuhnya semakin singkat. Selain lokasi yang sangat strategis, konsumen bukan hanya akan membeli rumah The East Manhattan, tetapi juga membeli konsep smart tonwship yang terbaik.

“Grand Duta City ini  merupakan proyek prestisius dan legacy dari Duta Putra Land. Tanah 200 hektar ini sudah kami miliki dan kuasai selama 25 tahun. Artinya lahan ini clear (bebas sengketa), sehingga konsumen tidak perlu kuatir. Sertifikatnya sudah atas nama perusahaan kami selama 20 tahun,” pungkasnya. (E-3)

BERITA TERKAIT