23 March 2021, 14:55 WIB

Fitch Perkirakan Defisit Fiskal Indonesia akan Sedikit Menurun


Fetry Wuryasti | Ekonomi

Antara/Sigid Kurniawan.
 Antara/Sigid Kurniawan.
Warga beraktivitas di antara rel kereta berlatar belakang pembangunan Jakarta International Stadium di Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

LEMBAGA pemeringkat Fitch memperkirakan defisit fiskal Indonesia akan sedikit menurun menjadi 5,6% pada 2021 dari 6,1% pada 2020. Ini sejalan dengan target yang ditetapkan pemerintah.

Pada 2021, belanja pemerintah tetap difokuskan pada upaya untuk mengurangi dampak krisis kesehatan, tercermin pada peningkatan alokasi belanja untuk belanja kesehatan dan bantuan untuk rumah tangga dan sektor usaha menjadi 4,2% dari PDB pada 2021 dari 3,8% pada 2020. Pemerintah berkomitmen untuk memenuhi batas atas defisit fiskal 3% pada 2023.

Dari sisi penerimaan, Fitch memperkirakan rasio penerimaan pemerintah akan membaik secara gradual menjadi 12,3% dan 12,8% dari PDB untuk 2021 dan 2022 seiring pemulihan ekonomi, setelah mencatat rasio sebesar 12,1% pada 2020. Fitch menyebutkan bahwa dampak pandemi terhadap posisi fiskal Indonesia tidak separah negara peers.

Menurut Fitch, dukungan Bank Indonesia (BI) atas pembiayaan defisit fiskal telah membantu mengurangi biaya bunga dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi. Meski demikian, perlu ditekankan bahwa langkah ini bersifat sementara sehingga tidak menimbulkan risiko penurunan keyakinan investor terhadap kredibilitas kebijakan moneter.

"Untuk merespons pandemi, Bank Indonesia telah menurunkan suku bunga kebijakan sebesar 150 bps sejak awal 2020, melonggarkan kebijakan makroprudensial, dan menambah likuiditas bagi sistem perbankan," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo melalui keterangan yang diterima, Selasa (23/3).

Cadangan devisa juga meningkat mencapai US$138,8 miliar pada akhir Februari 2021 dari US$121 miliar pada akhir Maret 2020. Ini seiring berkurangnya defisit transaksi berjalan dari 2,7% PDB pada 2019 menjadi 0,4% PDB pada 2020.

Fitch sebelumnya mempertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia pada BBB dengan outlook Stabil (Investment Grade) pada 10 Agustus 2020. (OL-14)

BERITA TERKAIT