17 March 2021, 18:16 WIB

Ekonomi Bisa Tumbuh 4,8% Asal Kasus Covid-19 Turun Signifikan


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

Antara
 Antara
Ilustrasi vaksinator menyuntikkan vaksin covid-19 kepada seorang warga.

BADAN Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 sebesar 4,2-4,8%. Angka itu dapat terealisasi jika kasus covid-19 di Tanah Air turun signifikan.

Hal itu disampaikan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (17/3). Pihaknya bersama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) juga mengkaji cara tepat untuk menurunkan laju penyebaran covid-19. Serta, meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk kembali beraktivitas.

"Kami mencoba menghitung bersama FKUI, bagaimana caranya selain pencapaian herd immunity itu, kita ingin agar masyarakat mulai percaya. Sehingga, mobilitas masyarakat bisa naik," terang Suharso.

Baca juga: Jokowi: Investasi Kunci Pertumbuhan Ekonomi 5%

Setidaknya, dibutuhkan 39% penduduk dari target vaksinasi kekebalan komunal 181,5 juta jiwa, agar pertumbuhan ekonomi terakselerasi. Apabila pandemi covid-19 bisa dikendalikan pada September 2021, pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun ini diproyeksikan 4,2%.

Namun, jika kasus covid-19 dikendalikan lebih cepat pada Juli 2021, pertumbuhan ekonomi akhir tahun ini bisa mencapai 4,8%. 

"Kalau yang 39% dari 181,5 juta penduduk itu bisa dipercepat pada Juli ini, maka pertumbuhan 4,8% mudah-mudahan tercapai. Ini versi Bappenas," pungkas Suharso.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT