18 January 2016, 11:11 WIB

IHSG Dibuka Melemah


Basuki Eka Purnama | Ekonomi

Antara/Wahyu Putro A
 Antara/Wahyu Putro A

INDEKS harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (18/1), dibuka melemah 32,64 poin karena mendapat sentimen negatif dari bursa saham eksternal.

IHSG BEI dibuka melemah sebesar 32,64 poin atau 0,72 persen ke posisi 4.491,32. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 4,70 poin (0,60 persen) menjadi 779,51.

"Tekanan bagi IHSG salah satunya datang dari devaluasi mata uang yuan Tiongkok. Devaluasi itu memberi dampak negatif bagi pasar modal regional di kawasan Asia dan berimbas bagi pasar saham Indonesia," kata Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere, Senin (18/1).

Di sisi lain, ia menambahkan bahwa pelaku pasar saham juga masih mencemaskan tren penurunan harga minyak mentah dunia yang diperkirakan masih terus berlanjut di bawah level 30 dolar AS per barel, bahkan harga minyak dunia diperkirakan akan turun ke level 20 dolar AS per barel di akhir tahun ini.

"Akumulasi sentimen eksternal mempengaruhi laju IHSG, naum diharapkan sentimen dari dalam negeri yang cukup positif seperti penurunan suku bunga BI menjadi 7,25 persen dapat menahan tekanan lebih dalam," katanya.

Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo menambahkan bahwa pemodal sebaiknya mengambil posisi "wait and see" seraya menanti harga minyak dunia bergerak stabil serta menanti aktifitas dari pemodal asing.

"IHSG memang terlihat masih bisa bertahan di tengah berbagai sentimen negatif yang menerpa. IHSG masih bisa bertahan, setidaknya untuk bergerak mendatar pada kisaran 4.450-4.550 poin," katanya. (Ant/OL-3)

BERITA TERKAIT